Pasien Positif Corana di Kota Magelang Tambah Tiga Lagi

Pasien Positif Corana di Kota Magelang Tambah Tiga Lagi
Pasien Positif Corana di Kota Magelang Tambah Tiga Lagi

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pasien positif terinfeksi virus corona di Kota Magelang di masa menuju hidup normal baru (new normal) masih terus bertambah. Selama tiga hari, Jumat (12/6) hingga Minggu (14/6) pukul 18.00 WIB, ada penambahan 3 kasus baru. Ini membuat kasus akumulatif di Kota Sejuta Bunga positif Covid-19 sebanyak 31 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto mengatakan, kasus positif pertama yang diketahui Jumat (12/6) lalu berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSJ Prof Dr Soerojo Magelang.

“Hasil laboratorium keluar positif. Seorang laki-laki asal Kramat Selatan dan punya riwayat perjalanan dari Semarang,” kata Majid, Minggu (14/6).

Pasien tersebut, kata dia, telah dirawat sejak 4 Juni lalu. Usai hasil swab menunjukkan pasien ini positif Covid-19, Gugus Tugas langsung melakukan traking terhadap empat orang yang kontak erat.

“Pada Sabtu (13/6), keempat orang yang diduga kontak erat dengan pasien positif ini langsung diswab tes. Mudah-mudahan hasilnya negatif,” ujarnya.

Kasus kedua, yang ditemukan pada Sabtu (13/4), yakni laki-laki berusia 67 tahun. Pasien tersebut tertular oleh laki-laki berusia 46 tahun asal Kramat Selatan, Magelang Utara, yang sudah divonis positif pada 6 Juni 2020 lalu.

Baca Juga
Ikuti Minggu Peduli, Wawali Magelang Sosialisasikan New Normal

Kasus penularan ini bermula ketika pasien positif corona sebelumnya pulang ke Magelang setelah bekerja dari Ambon, pada tanggal 20 Mei 2020 lalu dengan hasil rapid tes negatif. Yang bersangkutan juga telah dikarantina mandiri dan terpantau sehat.

Lalu, pada tanggal 2 Juni 2020, yang bersangkutan kembali menjalani tes swab mandiri di RS Panti Rapih Jogjakarta. Tes tersebut menjadi syarat untuk kembali bekerja di Ambon.

“Tanggal 6 Juni hasil tes keluar, dan diketahui bahwa yang bersangkutan positif Covid-19. Usai pulang dari RS Panti Rapih, dia langsung dibawa ke RS Budi Rahayu Kota Magelang untuk dikarantina dan dirawat,” ujarnya.

Majid yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang itu menambahkan, Senin (8/6) lalu sebanyak 13 orang yang diduga kontak erat dengan pasien Ambon dites swab.

“Dari 13 orang yang dites swab karena mereka kontak erat dengan pasien Ambon, ada satu orang yang terkonfirmasi positif. Dia adalah keluarga atau kerabat pasien yang juga tinggal di Kramat Selatan, Magelang Utara,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kasus ketiga, tambahan positif pasien corona perupakan PDP yang tengah dirawat di RSJ Prof Dr Soerojo Magelang. Perempuan berusia 53 tahun ini dirawat di RSJ sejak tanggal 8 Juni dengan gejala demam dan mual.

“Yang bersangkutan kemudian menjalani rapid tes di RS Harapan dengan status reaktif. Lalu dites swab hasilnya positif, keluar Sabtu (13/6) malam,” ujarnya.

Pasien positif ketiga ini, lanjut dia, merupakan staff Dinas Kesehatan Kota Magelang yang tinggal di Magelang Utara. Selanjutnya, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah melakukan traking terhadap 15 orang yang merupakan rekan kerja pasien.

“Hari Senin (15/6) kontak erat sebanyak 15 orang diswab. Kemudian, rekan pasien yang agak jauh, dirapid tes sekitar 12 orang,” paparnya.

Meski tiga kasus positif bertambah, kabar baiknya sebanyak 3 pasien positif Covid-19 berhasil sembuh. Dua pasien berasal dari karantina mandiri usai dirawat di RST dr Soedjono selama 44 hari.

“Mereka merupakan ibu dan anak berumur 3 tahun dinyatakan sembuh. Kemudian satu lagi adalah anak-anak yang berasal dari Kelurahan Cacaban dan dirawat di RSUD Tidar,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan laman https://covid19.magelangkota.go.id/ hingga pukul 18.00 WIB, Minggu (14/6) total kasus positif corona sebanyak 31 kasus, 20 di antaranya dinyatakan sembuh, 4 meninggal dunia, dan dirawat 7 orang.

Kemudian PDP menjadi 55 kasus dengan adanya tambahan 2 orang baru dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 284 kasus. (wid)