Pasien Positf dan yang Sembuh pun Terus Bertambah

ISOLASI. RS Budi Rahayu Kota Magelang menyediakan ruang isolasi khusus pasien Covid-19 termasuk pasien suspek.
ISOLASI. RS Budi Rahayu Kota Magelang menyediakan ruang isolasi khusus pasien Covid-19 termasuk pasien suspek.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Magelang bertambah seorang lagi sehingga totalnya per Kamis (13/8) pukul 12.00 WIB menjadi 75 kasus. Namun, angka kesembuhan pasien positif juga tinggi. Dalam sehari, dua orang pasien positif dinyatakan sembuh.

Berdasarkan pengataman di laman resmi informasi penanganan Covid-19 Kota Magelang tercatat ada 2 orang pasien positif yang dinyatakan sehat dan pulang. Totalnya pasien yang sembuh saat ini mencapai 47 orang.

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh tetapi masih harus melakukan isolasi mandiri sebanyak 12 orang. Sedangkan, yang dirawat ada 8 orang. Sebelumnya, pada Rabu (12/8) pasien yang masih mendapat perawatan di rumah sakit tercatat 10 orang.

“Dua orang dinyatakan sembuh, sudah di tes swab dua kali dan hasilnya negatif. Dua pasien ini sebelumnya punya gelaja sesak napas dan batuk,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto.

Majid menuturkan, untuk tambahan 1 kasus baru pasien positif per Kamis (13/8), adalah perempuan (60) warga Kelurahan Rejowinangun Selatan. Pasien ini dirawat di RSJ Prof Dr Soerojo.

Ia mengakui perkembangan kasus Covid-19 di Kota Magelang memang mengalami kenaikan signifikan, setelah sempat nihil selama sebulan lebih.

“Sejak 19 Juli 2020, kita ada tambahan 40 kasus,” sebutnya.

Kasus terbanyak ditemukan di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara, dengan jumlah 21 kasus. Kasus di wilayah ini berawal sebuah keluarga yang memiliki riwayat pulang bepergian ke luar daerah.

Baca Juga
Walikota Magelang Perintahkan ASN Upacara Kemerdekaan Virtual

Kasus terbanyak kedua Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, dengan 6 kasus. Di wilayah ini juga berawal dari sebuah keluarga yang terdiri dari 5 wanita dan 1 pria. Dari jumlah itu, saat ini ada 2 orang yang dirawat, 1 orang sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Artikel Menarik Lainnya :  Waspadai 8 Negara Afrika, Indonesia Pilih Tutup Penerbangan

“Bisa dikatakan kasus Kedungsari dan Kemirirejo jadi klaster keluarga,” jelasnya.

Selanjutnya, kasus Covid-19 juga menyebar di Kecamatan Magelang Utara meliputi Kelurahan Wates (7 kasus), Kramat Utara (5 kasus), Kramat Selatan (5 kasus), dan Potrobangsan (1 kasus).

Kecamatan Magelang Tengah, meliputi Rejowinangun Utara (2 kasus), Cacaban (3), Gelangan (4 kasus) dan Magelang (1 kasus). Kecamatan Magelang Selatan, meliputi Jurangombo Selatan (3 kasus), Magersari (10 Kasus), dan Rejowinangun Selatan (5 kasus).

Ia menambahkan, Kota Magelang telah menyiapkan 4 rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19. Terdiri dari RSUD Tidar dengan 26 tempat tidur, RST dr Soedjono (14), RSJ Prof Dr Soerojo (25), dan RS Budi Rahayu (14).

“Rata-rata bangsal isolasi untuk pasien Covid-19 penuh, karena pasien yang dirawat tidak hanya warga Kota Magelang saja tapi juga luar kota,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Magelang Sigit Widyonindito menyatakan siap menambah ruang isolasi jika sewaktu-waktu rumah sakit di wilayahnya over kapasitas pasien Covid-19. Fasilitas yang ada di Kota Magelang bisa saja diubah bila situasi mendesak.

“Fleksibel saja, kalau membutuhkan tambahan tentu akan kita akan tambah. Tapi kita tidak berharap itu,” ucap Sigit.

Meski demkian, ia meminta masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan meski sudah masuk era adaptasi kebiasaan baru. Sebab Covid-19 masih ada dan masih menjadi ancaman serius. (wid)