Pasca Kebakaran Pelayanan Nasabah Bank Jateng Purworejo Tetap Berjalan

LAYANAN. Bank Jateng Cabng Purworejo menyiapkan layanan bagi nasabah di belakang gedung dan mengoperasikan mobil unit keliling pasca kebakaran di kantor tersebut beberapa hari lalu. (Foto: eko)
LAYANAN. Bank Jateng Cabng Purworejo menyiapkan layanan bagi nasabah di belakang gedung dan mengoperasikan mobil unit keliling pasca kebakaran di kantor tersebut beberapa hari lalu. (Foto: eko)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Proses pemulihan Kantor Bank Jateng Cabang Purworejo yang mengalami kebakaran pada Kamis (5/8) lalu diperkirakan selesai dalam 1 bulan. Namun, pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan selama masa pemulihan tersebut.

Manajemen Bank Jateng membuat layanan di belakang gedung dan mengoperasikan mobil unit keliling. Sebagian nasabah dialihkan ke beberapa kantor cabang pembantu (Capem) terdekat.

“Kami mendapat informasi dari kantor pusat, perkiraannya selesai dan kembali normal dalam satu bulan. Kantor kami juga sudah terlindungi asuransi,” kata Pimpinan Bank Jateng Cabang Purworejo, Hery Kusindarto, saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/8).

Disebutkan, kantor cabang tetap buka melayani nasabah. Mobil unit keliling disiapkan di halaman.

“Kantor cabang tetap buka, untuk mobil keliling unit melayani tarik dan setor tunai, sedangkan pelayanan kredit  di kantor bagian belakang yang tidak terdampak kebakaran,” sebutnya.

Adapun kantor terdekat yang dioptimalkan untuk melayani nasabah adalah Kantor Capem Baledono, Kantor Capem Purwodadi, Kantor Capem Kutoarjo, Kantor Kas Pasar Baledono, Kantor Kas Kompleks Setda Purworejo, Kantor Kas RSUD Tjitrowardojo. Sementara Kantor Operasional kantor tetap berlangsung normal mulai pukul 08.00 WIB.

Menurutnya, proses pemulihan kantor yang terbakar direncanakan selesai dalam waktu satu bulan. Hery memastikan seluruh data dan dokumen berharga milik nasabah dalam keadaan aman.

“Seluruh data nasabah aman karena kita sudah online, adapun dokumen dan surat berharga tersimpan dalam tempat khusus kedap api, dipastikan pula kondisinya aman,” terangnya.

Dijelaskan, kebakaran tersebut diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Namun, hasil pastinya masih menunggu penyelidikan dari pihak Kepolisian.

“Diduga akibat hubungan arus pendek listrik pada bagian teller,” ungkapnya. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Bupati Purworejo Wadul Soal Wadas, Ini Tanggapan Ganjar