Pasar Pagi Kertek Ditata, Pedagang Dialihkan di Area Bongkar Muat

PAGI. Pasar pagi Kertek ditata dan dialihkan di area bongkar muat sebelah barat terhitung per Minggu dini hari (10/5).
PAGI. Pasar pagi Kertek ditata dan dialihkan di area bongkar muat sebelah barat terhitung per Minggu dini hari (10/5).

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Pasar Kertek, khususnya pasar pagi yang biasanya digelar di sepanjang jalan utama pasar, dilakukan penataan. Mereka dialihkan di area bongkar muat sebelah barat terhitung per Minggu dini hari (10/5).

Pasar pagi Kertek menjadi yang kedua setelah pasar sayur Garung yang dilakukan penataan untuk pencegahan penyebaran covid-19.

Menurut salah satu pedagang, Mukhlis, adanya penataan itu sudah disosialisasikan sebelumnya, termasuk lewat spanduk yang dibentangkan di jalan masuk pasar.

“Sekitar dua hari sebelum ini saya sudah tahu, kebetulan saya drop sayuran tiap pagi di sini dan pasar sayur Kertek ini biasanya aktif dua kali, ada pasar pagi dan pasar sore atau malam nya, tapi sejak ada covid saya lihat aktifitas agak berkurang. Tapi memang masih ramai,” katanya kemarin (10/5).

Pada pelaksanaan pemindahan di hari pertama, para pedagang secara sukarela ditata berdasarkan layout untuk menjaga jarak dan untuk wajib memakai masker di area pasar pagi. Meski ada beberapa pembeli yang belum taat mengenakan masker, namun para pedagang terlihat sudah hampir seluruhnya bermasker. Bahkan mereka yang mengantar barang ke pasar sudah terlihat mengenakan masker.

“Di hari pertama pelaksanaan tadi salihat dipantau langsung dari Kodim dan Polres, semoga setelah ini pedagang lebih tertib. Kami juga berharap tidak ada penyebaran virus lewat pasar. Apalagi mereka yang sakit juga diharap tidak ke pasar dulu,” imbuh Mukhlis.

Diharapkan para pedagang, pasar lainnya segera mengikuti langkah dari Pasar Garung dan pasar pagi Kertek sehingga ada upaya pencegahan yang nyata. Mengingat kegiatan ekonomi masyarakat memang hampir mustahil untuk dibatasi sebagai sumber mata pencaharian warga. (win)