Pasar Murah di Purworejo Digelar Serentak di 16 Kecamatan

RESMIKAN. Bupati Purworejo saat membuka secara resmi gelaran pasar murah dan pameran UMKM, kemarin. (foto: lukman hakim / purworejo ekspres)
RESMIKAN. Bupati Purworejo saat membuka secara resmi gelaran pasar murah dan pameran UMKM, kemarin. (foto: lukman hakim / purworejo ekspres)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM secara resmi membuka Pasar Murah Ramadhan dan Pameran Produk UMKM di Art Center Komplek Pendopo Bupati, Rabu (20/4/).

Dikatakan Bupati, Pasar Murah Ramadan yang dilaksanakan di Art Center dan 16 kecamatan merupakan salah satu bentuk komitmen sekaligus kepedulian Pemerintah Kabupaten Purworejo, dalam rangka meringankan beban masyarakat guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, setiap bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) selalu mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah selalu berupaya menjaga stabilitas harga di daerah serta menjaga ketersediaan barang agar cukup untuk kebutuhan masyarakat,” kata Bupati.

Namun perlu disadari, lanjut Bupati, bahwa kenaikan bapokting tidak hanya terjadi di daerah saja, tetapi di seluruh Indonesia. Bahkan untuk BBM dan minyak goreng terjadi pada skala internasional, sebagai akibat naiknya harga minyak dunia. Namun yang terpenting kita berupaya menjaga agar kenaikan harga tersebut tetap terkendali dan ketersediaanya terjaga.

“Saya berharap keberadaan Pasar Murah Ramadhan ini benar-benar tepat sasaran, dalam arti dibeli oleh warga yang memang daya belinya relatif rendah, sehingga bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai justru menjadi ajang aksi borong segelintir orang, sehingga mereka yang membutuhkan justru tidak kebagian,” tegasnya.

Bupati juga mengapresiasi adanya Pameran Produk Lokal UMKM, sebagai salah satu wahana promosi dan pemasaran produk-produk UMKM. Dinamika perekonomian Purworejo tidak lepas dari tumbuh kembang UMKM Purworejo itu sendiri, sehingga masyarakat Purworejo juga harus bangga dengan produk-produk asli dan khas dari UMKM Purworejo.

“Semangat mencintai produk lokal ini juga terus kita gelorakan melalui gerakan “Tresno Purworejo, Larisi Purworejo”. Presiden sudah memberikan arahan bahwa kita harus lebih cinta dengan produk dalam negeri. Penggunaan barang dalam negeri menjadi hal utama untuk pemicu membangkitkan perekonomian kita,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas KUKMP Gatot Suprapto SH mengatakan, dalam pasar murah dan pameran UMKM ini disiapkan barang kebutuhan pokok sehari-hari dari masyarakat. Selain itu juga disiapkan subsidi minyak goreng baik itu minyak goreng curah maupun kemasan.

Dikatakan, sesuai namanya yaitu pasar murah maka harga jual di acara ini lebih murah dari harga pasaran dan sesuai dengan harga distributor. Ada 5.000 kupon yang dibagikan melalui desa. Dengan kupon itu masyarakat bisa mendapatkan subsidi minyak goreng. Selain dari UMKM pihaknya juga menggandeng Indomarco, Bulog dan pihak swasta lainya.

“Harapan kami dengan acara ini masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari dengan mudah dan murah menjelang Hari Raya Idhul Fitri,” ungkapnya. (luk)