Parade Budaya Hari Jadi ke-190 Purworejo Disambut Antusias Warga

VIRTUAL. Tangkapan layar live streaming penampilan tari dolalak yang menjadi salah satu sajian parade budaya dalam rangka HUT Purworejo ke-190. 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Meski digelar secara virtual, parade budaya dalam rangka Hari Jadi Purworejo ke-190 yang digelar sejak 1 hibgga 4 Maret tersebut tetap mampu menarik minat ribuan penonton setiap harinya. Pantauan Purworejo Ekspres dalam channel youtube Romansa Purworejo Indonesia, Kamis (4/1), pada hari pertama tayangan parade budaya ditonton oleh 6,9 ribu orang, hari ke dua 2,7 ribu orang, hari ke tiga 1,8 ribu orang dan hari terakhir, Kamis(4/1) tayangan parade budaya baru ditonton oleh 1,3 orang.

Live chat dalam tayangan tersebut juga disambut antusias oleh masyarakat. Mereka mengaku sangat terhibur dan menanti-nanti gelaran budaya tersebut.

Muhammad Nasta’in, warga, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Purworejo ini. Meski saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19, pemkab tetap berusaha menghibur masyarakat dengan cara yang berbeda.

Baca Juga
Ditinggal Nonton Sinetron, Rumah Pengrajin Tempe di Wonosobo Hangus Terbakar

“Biasanya kan ada karnaval, ya kalau HUT Purworejo begini. Tetapi, karena pandemi, ya bagaimana lagi. Kangen sebenarnya. Tapi, cukup terobati dengan adanya pertunjukkan virtual ini. Ya, meskipun jadi tidak seheboh saat pertunjukkan langsung, tetapi saya mengapresiasi,” kata lelaki 25 tahun tersebut.

Purnomo Aji (20) warga lain, mengaku menonton pertunjukkan parade budaya daring tersebut. “Menarik. Cukup menggantikan karnaval budaya seperti saat HUT di tahun-tahun sebelumnya. Semoga Purworejo di tahun ini dan ke depannya semakin baik,” harap dia.

Sebelumnya, Kepala Dinparbud Kabupaten Purworejo Agung Wibowo mengatakan, parade budaya virtual ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19). Prokes berjalan dengan baik.

“Parade budaya akan digelar hingga 4 Maret,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dalam parade budaya tersebut, ditampilkan sejumlah pertunjukkan dari beberapa kelompok seni. Ada pertunjukkan Serambi Bagelen, Bangilun Budi Rahayu Bruno, Kuda Lumping Tridaya Cadung Melati Banyubiru, Tari Topeng New Rimbo Sari Rewo Rewo Bener, dan Dolalak Setyo Budoyo Purwodadi. Semua penampil terlihat mengenakan faceshield. (luk)

Artikel Menarik Lainnya :  69 Desa dan Kelurahan di Purworejo Mulai Krisis Air Bersih