Pandemi Covid, Festival Imlek di Kota Magelang Ditiadakan

DIBATASI. Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang membatasi rangkaian kegiatan peribadatan Imlek, hanya dihadiri oleh pengurus inti saja.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG TENGAH – Sejumlah acara festival rangkaian kegiatan Tahun Baru Imlek tahun 2021 di Kota Magelang ditiadakan. Hal ini karena pada awal tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Terlebih lagi Kota Magelang masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari mendatang.
Wakil Ketua Harian Pengelola Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang, Gunawan mengatakan, sejumlah kegiatan peringatan Tahun Baru Imlek 2572 yang jatuh pada 12 Februari 2021 ditiadakan. Sebab, saat ini masih ada larangan pengumpulan massa.
”Kami mengikuti imbauan pemerintah agar tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Kita tiadakan kegiatan pencucian seluruh rupang atau Kiem Sien yang ada di lingkungan kelenteng. Biasanya tiap tahun kita adakan sebagai bentuk penghormatan pada dewa yang menjadi kepercayaan kami,” katanya, Minggu (31/1).
Dia menuturkan, kegiatan lain yang ikut ditiadakan adalah ibadah ketok pintu yang biasanya dilakukan malam hari saat pergantian tahun. Termasuk meniadakan Festival Cap Go Meh atau 14 hari setelah Imlek, yang biasanya menjadi magnet utama perayaan Imlek.

”Kita tahu kondisi sekarang seperti apa. Juga kita hormati kebijakan pemerintah yang mengatur soal PSBB Jawa-Bali, PPKM di sejumlah daerah di Jawa Tengah, termasuk di Kota Magelang. Kita juga sama-sama ikut berupaya mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Baca juga
Pemprov Jateng Backup Logistik Pengungsi Merapi

Meski sejumlah kegiatan penting ditiadakan, namun perayaan Imlek tetap disambut dengan suka cita. Kelenteng yang merupakan tempat peribadatan warga Tionghoa ini juga tetap membuka kegiatan sembahyang Pra Sinca dan Cap Go Meh meski terbatas hanya bisa diikuti oleh 20 orang pengurus inti saja.

Artikel Menarik Lainnya :  PTM Terbatas Mulai Digelar di Kota Magelang

”Untuk rangkaian ibadah Imlek sendiri tetap diadakan, tetapi hanya dihadiri pengurus inti saja, dan sudah terjadwal. Kalau ada umat mau melakukan ibadah sendiri tetap bisa, tapi di luar dari jam yang sudah ditetapkan,” katanya.

Gunawan menambahkan, meski PPKM, Kelenteng Liong Hok Bio tetap dibuka setiap harinya. Hanya saja, jam operasionalnya dibatasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB saja.

”Kami sudah mulai memasang lampion dan bunga meihua agar suasana Imlek tetap ada walaupun tidak dirayakan secara besar-besaran,” pungkasnya. (wid)