Pamitan Mencari Umpan untuk Memancing, Slamet Prawiyanto Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

EVAKUASI. Tim SAR BPBD Temanggung mengevakuasi jenazah di aliran Irigasi Dusun Ngabean Desa Nguwet Kecamatan Kranggan. (Foto: doks BPBD TEMANGGUNG )
EVAKUASI. Tim SAR BPBD Temanggung mengevakuasi jenazah di aliran Irigasi Dusun Ngabean Desa Nguwet Kecamatan Kranggan. (Foto: doks BPBD TEMANGGUNG )

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pamit pergi mencari umpan memancing, Slamet Prawiyanto (48) warga Dusun Nguwet Tengahan 02/03 Desa Nguwet Kecamatan Kranggan ditemukan tewas mengambang di aliran irigasi desa setempat, Minggu (12/6).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung Toifur Hadi mengatakan, berdasarkan keterangan anak kandung korban dan sejumlah saksi lainnya, korban baru pulang dari pelabuhan, kemudian berpamitan untuk mencari udang yang akan dijadikan umpan memancing.

“Pada malam hari Sabtu 11 Juni 2022 pulang dari pelabuhan dan esok hari pada tanggal 12 Juni 2022 pamit mencari udang untuk umpan pancing,” terangnya, kemarin.

Namun katanya, sampai sekitar jam 9 pagi belum juga pulang ke rumah, hingga keluarga korban mendapatkan kabar jika jenazah Slamet Prawiyanto ditemukan mengambang di saluran irigasi.

“Sampai saat ini belum ada yang tahu kejadian persisnya, korban ditemukan sudah mengambang di daerah saluran irigasi Dusun Ngabean Desa Nguwet oleh warga Desa Nguwet,” terangnya.

Dari temuan ini lanjutnya, saksi melaporkan kepada perangkat desa setempat. Dari laporan tersebut kemudian tim SAR BPBD langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Korban ditemukan meninggal dunia pada posisi tertelungkup oleh warga Sekitar di aliran irigasi Dusun Ngabean Desa Nguwet Kecamatan Kranggan. Setelah diidentifikasi Oleh Inafis Polres Temanggung, Jenazah langsung dievakuasi dan disemayamkan di rumah duka

“Tim SAR bersama anggota dari Polsek Kranggan dan TNI langsung menuju lokasi kejadian, evakuasi dilakukan setelah menjalani prosedur dari kepolisian,” jelasnya. (set)