Optimalisasi Antibodi, Vaksin Covid-19 Butuh 2 Dosis

DOSIS KEDUA. Salah satu ASN Pemkot Magelang menjalani vaksinasi dosis kedua di Ruang Sidang Lantai 1 kompleks Kantor Walikota Magelang, 

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG SELATAN – Vaksinasi Covid-19 harus disuntikan dua dosis kepada penerima vaksin. Jaraknya pun harus sesuai yaitu 14 hari antara dosis pertama dan kedua. Upaya tersebut untuk membangun antibodi yang optimal.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto. Selasa (9/3), aparatur sipil negara (ASN) dan petugas layanan publik mendapatkan vaksinasi dosis kedua di 21 fasilitas kesehatan (Faskes) yang tersedia. Mereka sebelumnya mendapatkan dosis pertama 23 Februari 2021.

“Jadi agar pembentukan antibodi bisa optimal, maka harus diberikan dua kali penyuntikan,” kata dr Majid.

Menurut Majid, antibodi tubuh tak langsung terbentuk sesaat setelah vaksin Covid-19 disuntikkan. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat yang telah menerima vaksin untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan disiplin 5M.

“Pada 14 hari pertama pascavaksinasi dosis pertama, antibodi tubuh yang terbentuk sekitar 60 persen. Sedangkan 28 hari atau 14 hari lagi setelah vaksinasi dosis kedua, antibodinya bisa mencapai 95 persen,” ujarnya.

Itu berarti bahwa untuk mendapatkan antibodi yang optimal, seorang penerima vaksin minimal membutuhkan waktu sekitar 28 hari. Dengan vaksin maka penyebaran virus corona bisa ditekan.

“Vaksinasi pula membuat kekebalan tubuh secara kolektif. Saya contohkan, misalnya ada 10 orang, dalam 1 komunitas, kalau 7 orang sudah disuntik vaksin, maka dia bisa melindungi 3 orang yang belum divaksin. Kekebalan kolektif yang mumpuni bisa menghentikan laju virus,” terangnya.

Baca Juga
Dana Operasional Ketua RT dan RW Naik Setiap Tahun

Meski demikian, Majid menjelaskan, seorang yang telah mendapatkan vaksin bisa saja tertular virus corona. Hanya saja, tubuh dapat meresponsnya, sehingga mereka menjadi lebih kuat.

Untuk diketahui, di Kota Magelang program vaksinasi telah menyasar ribuan kalangan, bahkan hingga para pedagang tradisional. Mereka mendapatkan giliran divaksin, setelah tenaga kesehatan dan pelayan publik.

Artikel Menarik Lainnya :  Walikota Magelang Serahkan BST Rp 2 Juta pada 67 KPM

Mereka yang telah divaksin tetap diminta menjaga kesehatan tubuh, menjalankan protokol kesehatan secara ketat, dan memberlakukan 5M. (wid)
#Satgascovid19 #Ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun