Operasi Bersinar Candi, Polres Magelang Kota Amankan 3 Kurir Sabu

KONFRENSI PERS. Kapolres AKBP Yolanda mengungkapkan kasus penyalahgunaan narkoba Ops Bersinar Candi 2022, Selasa (8/3) di aula Mako Polres Magelang Kota.
KONFRENSI PERS. Kapolres AKBP Yolanda mengungkapkan kasus penyalahgunaan narkoba Ops Bersinar Candi 2022, Selasa (8/3) di aula Mako Polres Magelang Kota.

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COMPolres Magelang Kota berhasil mengungkap 3 kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Magelang. Ketiga kasus tersebut merupakan hasil selama Operasi Bersinar Candi yang digelar di bulan Februari 2022.

“Selama Operasi Bersinar, kami berhasil mengamankan tiga tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial RY (19), AD (22) dan MN (24). Ketiga tersangka merupakan warga Kabupaten Magelang,” ujar Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda E. Sebayang, saat memimpin Konferensi Pers di Aula Mapolres Magelang Kota, Selasa (8/3).

Yolanda menyampaikan, para tersangka yang berhasil ditangkap bertugas sebagai kurir. Mereka mengaku diiming-imingi sejumlah uang tunai sehingga tergiur untuk melakukan hal tersebut.

“Dari ketiga tersangka pihaknya berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,37 gram,” tambah Yolanda.

Saat dilakukan pemeriksaan tes urine oleh petugas, salah satu tersangka, AD (22) terbukti positif mengonsumsi narkotika.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka di jerat dengan Pasal 112 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara paling lama 12 tahun dan denda maksimal 8 milyar rupiah.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan kepada putra-putrinya terkait dengan pergaulan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. “Tentunya kita berharap generasi muda tidak terjerumus untuk mengonsumsi narkoba,” pungkas Yolanda, mengakhiri Konferensi Pers.

Sementara salah satu tersangkan MN mengaku jika mengonsumsi sabu sudah sejak tahun 2017 lalu dan bertindak sebagai kurir. “Biasanya saya ambil dari Jakarta diletakan di sebuah tempat, sehari bisa menghisap 5 kali,”tuturnya.

Ketiga pelaku ini mengaku baru pertama kalinya tertangkap karena diiming-imingi imbalan yang besar. (hen)