Olah Limbah Plastik jadi Kerajinan Cantik

Olah Limbah Plastik jadi Kerajinan Cantik
KREATIF. Ibu-ibu PKK Desa Semawung Kecamatan Purworejo kreatif mengolah limbah plastik menjadi produk-produk yang cantik.

//Warga Semawung Diberi Pelatihan Khusus//

PURWOREJO – Tim Penggerak PKK Desa Semawung Kecamatan Purworejo mendorong anggotanya untuk kreatif mengolah limbah plastik menjadi menjadi barang-barang yang dapat digunakan kembali dan bernilai ekonomi. Dorongan itu diwujudkan dengan menggelar pelatihan di desa setempat.

Ketua TP PKK Desa Semawung Ari Arianti, mengatakan, dengan adanya pelatihan masyarakat diharapkan dapat mengolah limbah sampah plastik untuk dijadikan produk-produk kerajinan. Hasil produk-produk kerajinan tersebut akan dipasarkan untuk menambah pendapatan keluarga.

“Pelatihan ini agar dapat menambah penghasilan tambahan terutama ketika belum musim panen. Karena sampah plastik seperti bungkus kopi sachet tidak bisa diurai dalam kurun waktu yang cepat, maka dari itu kita memanfaatkannya dengan cara mendaur ulang sampah plastik ini,” kata Ari, Selasa (25/6).

Dalam pelatihan tersebut didatangkan narasumber Emak Ncie asal Bandung, yang merupakan mantan ASN berjiwa sosial tinggi. Diketahui ia sudah berkeliling 29 pulau dengan mengunjungi 1.000 desa di Indonesia untuk mengadakan pelatihan kerajinan rajut berbahan limbah plastik.

“Selain tim penggerak PKK, pelatihan juga diikuti sekitar 40 orang warga serta komunitas rajut Purworejo,” sebutnya.

Para peserta tampak antusias untuk mengikuti rangkaian pelatihan, mulai dari cara menggunting plastik, menggulung plastik dan merajut. Berbagai teknik diajarkan hingga menjadi sebuah karya yang berbentuk, tas, dompet, dan cover termos minum dan lainnya.

“Dari pelatihan singkat ini para peserta diharapkan bisa memiliki produk masing-masing, sehingga peserta dapat menuangkan ilmunya selama mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Semawung Samud Purnomo menyatakan apresiasinya terhadap semangat masyarakat. Pihaknya sangat mendukung dan berharap dapat memotivasi warga, khususnya ibu-ibu PKK, untuk mengembangkan produk kerajinan berbahan limbah plastik tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  Diskon Pajak Mobil Baru Diperpanjang hingga Desember 2021, Ini Ketentuannya

“Harapannya ini terus berlanjut. Pemerintah desa tentu akan terus memberikan dukungan untuk hal-hal positif seperti ini,” ungkapnya. (top)

1 KOMENTAR