Nur Azis Jabat Dirtak PDAM Tirta Aji

DILANTIK. Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo melantik Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirta Aji, Nur Azis di aula serbaguna PDAM Wonosobo
DILANTIK. Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo melantik Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirta Aji, Nur Azis di aula serbaguna PDAM Wonosobo

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo melantik Direktur Administrasi dan Keuangan (Dirtak) PDAM Tirta Aji, Nur Azis. Direktur keuangan yang baru diharapkan mampu berinovasi dan melakukan pembenahan manajemen agar lebih baik.

Sebelumnya, posisi  Dirtak PDAM Tirta Aji mengalami kekosongan jabatan selama hampir delapan bulan. Proses pengisian dilakukan secara terbuka dan profesional guna mendapatkan figur yang tepat dan mampu mengembangkan perusahaan daerah diera tehnologi digital.

Nur Azis memiliki jejak rekam yang cukup panjang di PDAM Tirta Aji Wonosobo. Membangun karir dari bawah. Menjadi kepala seksi, kemudian menjadi kepala cabang di sejumlah wilayah dan terakhir sebelum menjadi Dirtak, menduduki kepala bagian personalia.

Wakil Bupati Agus Subagyo dalam sambutannya meminta amanah yang telah diberikan dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab, serta mampu mewujudkan program, visi, dan misi yang dinyatakan dalam seleksi fit and proper test yang lalu, sekaligus mampu menjalankan program-program, yang telah menjadi komitmen bersama.

“Dirtak yang baru harus lebih inovatif guna mengembangkan perusahaan, apalagi saat ini, era digital, menuntut perusahaan lebih cepat canggih dan profesional dalam memberikan pelayanan,” katanya.

Sebagai perusahaan daerah, PDAM juga diharapkan tidak hanya bisnis oriented semata, namun menjalankan misi sosial, sehingga perusahaan bisa memperoleh keuntungan disisi lain, pelayanan publik tetap berjalan.

Wabup menambahkan, untuk mencapai kondisi tersebut, tentu dibutuhkan komitmen dan tekad semua pihak, khususnya internal di lingkungan PDAM mulai dari Direksi, Dewan Pengawas, beserta seluruh jajarannya, dengan mengedepankan aturan bisnis yang sehat, dengan prinsip-prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, bertanggung jawab dan wajar.

Disamping itu, PDAM sebagai salah satu BUMD, juga dituntut untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitasnya dalam mendayagunakan potensi sumber daya yang ada, membangun sinergitas dengan berbagai pihak untuk efektifitas pengembangan usaha, serta  koordinasi dengan instansi, yang secara teknis mempunyai tugas dan fungsi untuk pengembangan perekonomian daerah, sehingga ke depan, mampu menjadi BUMD yang mandiri, sekaligus dapat memberi kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Memprihatinkan, Pasar Induk Wonosobo Sisi Timur hanya Terisi 40 % Pedagang