Nikmatnya Gulai Kepala Kakap Legendaris di RM Padang Nan Disuko Temanggung, Pasti Anda Suka!

Nikmatnya Gulai Kepala Kakap Legendaris di RM Padang Nan Disuko Temanggung, Pasti Anda Suka!
Gulai kepala kakap racikan rumah makan Padang Nan Disuko ini cukup legendaris dan menjadi buruan banyak pecinta kuliner karena rasanya yang khas.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Anda mengaku pecinta kuliner olahan ikan? Sepertinya kurang lengkap apabila belum mencicipi salah satu sajian khas dari Rumah Makan Padang Nan Disuko yang berada di Jalan Sri Suwarno Nomor 29 Banyuurip Kecamatan/Kabupaten Temanggung milik Ahmad Sukri orang Minang asli dari Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Ya, tempat yang bisa dibilang legendaris ini memiliki sebuah sajian khas yakni gulai kepala kakap yang diolah dengan resep orisinil Minangkabau dengan tambahan bumbu-bumbu rahasia hingga menjadikan rasanya sangat nikmat. Gurih dan tentunya sangat segar.

Salah seorang pengelola RM Padang Nan Disuko, Nurul Jami’ati (41) menjelaskan, gulai kepala kakap di tempat ini telah memiliki tempat sendiri di lidah dan hati para pelanggan. Buktinya, dalam sehari bisa terjual hingga 100 sampai 150 porsi. Untuk masalah harga, satu porsi gulai kepala kakap dibanderol Rp 24.000 dan Rp 30.000 apabila lengkap dengan nasi putih, sambal hijau, dan lalapan.

Tak hanya pembeli biasa, mereka yang datang dan rela antre hanya untuk menyantap menu masakan ini berasal dari kalangan pejabat hingga bule atau wisatawan mancanegara yang tengah berkunjung di wilayah Temanggung dan sekitarnya.
“Banyak yang menjadi pelanggan. Pejabat-pejabat, bahkan sering ada bule yang mampir. Tak sedikit juga yang datang namun tidak kebagian karena sudah habis,” ungkapnya, Sabtu (12/3).

Lanjutnya, menu gulai kepala kakap ini bisa dibilang legendaris karena sudah ada sejak pertama kali rumah makan itu dibuka, 15 tahun silam. Ide pembuatan racikan itu tak lain adalah memanfaatkan bagian kepala dan duri sisa fillet daging ikan kakap segar yang diekspor ke luar negeri.

“Asal kepala sisa fillet ini dari Waduk Wadaslintang yang dikirim ke kami 3 hari sekali,” imbuhnya.
Selain gulai kepala kakap, di rumah makan ini juga tersedia beragam menu khas Minang lain seperti gulai otak, rendang, gulai tunjang berbahan kikil sapi, dan menu lain pada umumnya.

“Kami buka di tiga tempat. Di sini, lalu cabangnya di Ngadirejo dan daerah Tambi menuju arah Dieng Wonosobo. Menunya sama,” tukasnya.

Kelezatan gulai kepala kakap di RM Padang Nan Disuko bisa dibilang memang kondang dan tersohor di seantero jagad. Para pelanggan di tempat ini mengaku bahwa ada keasyikan dan kenikmatan tersendiri saat menyantap menu olahan yang satu ini.

Rizki Syaifudin (45), salah seorang pelanggan asal Kota Magelang mengaku bahwa dirinya pertama mencicipi menu ini 3 tahun lalu dan terus menjadi pelanggan setia sampai saat ini.

Tak hanya racikannya yang sangat menggugah selera, namun terdapat sensasi tersendiri dari cara menikmatinya. Belum lagi harga yang cukup ringan di kantong menjadikan menu tersebut sebagai candu bagi penikmatnya.

“Cara makannya itu yang asik. Mencari daging sisa dari duri dan bagian kepala. Namun dagingnya lembut. Apalagi banyak lemak-lemak di sekitar kepala yang bikin ketagihan. Sangat sangat nikmat. Rugi kalau tidak mencoba,” pungkasnya. (riz)