Nekat Jambret Kalung Balita, Penjual Ikan Nginap di Sel Tahanan

JAMBRET. Quick Respon laporan korban penjambretan, Kurang dari 24 jam Polres Magelang bekuk pelaku.
JAMBRET. Quick Respon laporan korban penjambretan, Kurang dari 24 jam Polres Magelang bekuk pelaku.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Polres Magelang berhasil mengungkap peristiwa Jambret kalung emas terhadap seorang Anak usia Balita yang sedang bermain sepeda bersama teman- temanya. Pengungkapan ini dilakukan tidak lebih dari 24 jam setelah Polisi menerima laporan dari orang tua korban, Selasa(15/6/2021).

Kapolres Magelang melalui Kasatreskrim Polres Magelang AKP Muhammad Alfan, menyebutkan pelaku yg telah ditangkap merupakan penjual ikan keliling yang saat kejadian sedang berkeliling dagangannya

“Tersangka berinisial R alias Opik (32) warga Dusun Kembangan I RT 17 RW 8 Desa Madusari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah,” ucap AKP Muhammad Alfan.

Alfan menegaskan, kejadian bermula pada hari Sabtu tanggal 12 Juni 2021 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban naik sepeda kecil dihampiri oleh pelaku dan pelaku melihat korban memakai kalung emas. Kemudian kalung yang dipakai korban diambil dengan cara ditarik paksa dan dibawa kabur oleh pelaku.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kepada ibunya, Nur Setyaningsih (36) dan Ibu korban melaporkan kejadian ke Polsek Mertoyudan.

Mendasari laporan korban petugas segera merespon cepat melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan mengumpulkan informasi lewat para saksi, dan melaporkan ke Polres Magelang.

“Dari bahan keterangan yang berhasil didapatkan penyidik , akhirnya kurang dari 24 jam tepatmya Minggu 13 Juni 2021 pukul 09.00 WIB tersangka berhasil kita tangkap”, terang Alfan.

Alfan menjelaskan dari pengungkapan peristiwa ini dilakukan penyitaan barang bukti hasil kejahatan dan sarana yang dipakai pelaku.

“Kami telah menyita kalung emas milik korban, uang sisa penjualan kalung emas dan sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya,” AKP Muhammad Alfan.

Kini tersangka ditahan di Rumah tahanan Polres Magelang untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Petani Jahe di Kabupaten Magelang Dilatih Mengelola dan Memasarkan Hasil Tani

“Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian Dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun  pidana penjara,” pungkas AKP Muhammad Alfan.(cha).