Nakes dan Relawan Pemulasaraan Jenazah Rawan Tertular Covid-19

BANTUAN. Balai Besar kartini Temanggung memberikan bantuan tambahan gizi kepada nakes dan relawan pemulasaraan jenazah, Selasa (27/7). (foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
BANTUAN. Balai Besar kartini Temanggung memberikan bantuan tambahan gizi kepada nakes dan relawan pemulasaraan jenazah, Selasa (27/7). (foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Kinerja tenaga kesehatan (Nakes) dan relawan pemulasaran jenazah, dalam beberapa pekan terakhir ini meningkat signifikan seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19.

Koordinator Pelaksana Dapur Umum Balai Besar Kartini Temanggung, Singgih Wahyu Purnomo mengatakan, nakes dan relawan pemulasaraan jenazah Covid-19 sangat butuh dukungan baik secara moril maupun dalam pemenuhan gizi. Sehingga nakes dan relawan pemulasaran jenazah ini selalu dalam kondisi yang prima dalam menjalankan tugasnya.

“Kami sangat prihatin dengan kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir ini. Kami mencoba memberikan bantuan kepada mereka dalam bentuk pemenuhan gizi,” katanya, Selasa (27/7).

Ia mengatakan, bantuan pemenuhan gizi ini memang secara khusus diberikan kepada Nakes dan relawan pemulasaran jenazah, karena selama ini tugas kemanusiaan yang mereka lalukan sangat rentan tertular Covid-19.

“Dengan pemenuhan gizi ini, bisa semakin memperkuat imun tubuh mereka,” katanya.

Menurutnya, bantuan pemenuhan gizi ini akan diberikan kepada nakes yang bertugas di pusksemas-puskesmas di seluruh Kabupaten Temanggung, RSUD Djojonegoro, RSK Ngesti Waluyo Parakan, PKU MUhammadiyah dan Rumah Sakit Gunung Sawo.

Sedangkan untuk relawan pemulasaran jenazah juga akan mendapatkan bantuan yang sama, bantuan juga akan langsung diberikan kepada mereka, dengan harapan bisa menambah gizi dan tenaga mereka.

Pemenuhan gizi ini diberikan melalui pembagian bantuan berupa 4.230 butir telur, susu serta makanan bergizi lainnya. Untuk sementara ini bantuan akan diberikan sebanyak 6 kali.

“Bantuan akan disalurkan selama bulan Juli hingga Agustus 2021 mendatang,” jelasnya.

Ke depan pihaknya akan melihat kondisi perkembangan kasus karena bantuan akan diberikan sesuai dengan perkembangan kasus covid-19.

“Semoga saja kasus Covid-19 bisa terus melandai,” harapnya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  Temanggung Siap Jadi Sentra Penghasil Cabai