Multifungsi Damkar, Catat Kinerja Evakuasi Sarang Tawon 438 Kasus, Ular Masuk Rumah 67 Kasus

SARANG TAWON. Petugas Damkar Kabupaten Magelang kerap mendapat permintaan evakuasi sarang Tawon.
SARANG TAWON. Petugas Damkar Kabupaten Magelang kerap mendapat permintaan evakuasi sarang Tawon.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Selain bertugas memadamkan api saat peristiwa kebakaran terjadi, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magelang, juga melaksanakan tugas lainnya, yang berhubungan dengan keselamatan. Di antaranya adalah evakuasi sarang Tawon dipemukiman penduduk.

Berdasarkan data sejak Januari hingga Oktober ini, Damkar Kabupaten Magelang sudah menangani 438 kasus evakuasi sarang Tawon. Selain itu juga evakuasi ular masuk rumah sebanyak 67 kasus.

“Mengacu kepada tupoksi, Damkar sekarang tidak hanya fokus di kebakaran. Tapi ada poin di Panca Dharma yang menyebutkan penyelamatan korban. Diantaranya adalah mevakuasi sarang tawon, penyelamatan sapi masuk sumur, pelepasan cincin, korban laka lantas, dan sebagainya. Namun yang paling sering, permintaan evakuasi sarang tawon,” ucap Tim Rescue Damkar Kabupaten Magelang, Kiswoto.

Seringnya, tim rescue mengevakuasi tawon mengambil waktu ketika hari sudah petang. Sebab lebih efisien. Mengingat di waktu tersebut tawon sudah masuk sarang. Tidak jarang, jika petugas sering terkena sengatan Tawon dalam proses evakuasi.

“Kalau siang, masih banyak yang di luar. Kadang sisa yang masih di luar akan membuat rumah baru lagi di radius 20-an meter,” jelas Kiswoto.

Selain itu segala sesuatu terkait penyelamatan, sesuatu yang mengancam jiwa dan membahaya, termasuk melepas cicin yang tersangkut dijari.

“Permintaan pelepasan cincin yang akhir-akhir ini mulai marak. Kemarin kami motong yang dari berlian harganya hampir Rp 1 M,” imbuh Kiswoto.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  4 Tahun Mati Suri, Dewan Kesenian Kota Magelang Dibangkitkan Kembali