MKKS SMP dan Disdikpora Wonosobo Gelar Seminar Pendidikan, Hadapi Era Digital Industri 4.0,

seminar
SEMINAR. MKKS SMP Wonosobo bekerjasama  dengan  Disdikpora Wonosobo gelar  seminar pendidikan di sanan adipura kencana

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Wonosobo bekerjasama  dengan  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo gelar seminar pendidikan. Dalam menghadapai tantangan era digital 4.0 pendidik diharapkan melakukan upgrade kompetensi

“Hadapi problematika dan tantangan guru dalam menghadapi era digital industri 4.0, pendidik harus selalu melakukan upgrade atau pemutakhiran kompetensi,” ungkap Kepala Dikpora Sigit Sukarsana, kemarin.

Seminar yang diikuti lebih dari 800 guru tersebut di helat di Gedung Sasana Adipura Wonosobo menghadirkan nara sumber Ardan Sirodjuddin, MPD, Kepala SMK N 2 Tuntang Semarang yang juga merupakan Assesor LPM Multimedia dan seorang penulis. Keynote speaker kepala Dikpora  Sigit Sukarsana, dan dibuka Bupati Wonosobo.

Baca Juga
Pencurian di Wonosobo Semakin Nekad, Pelaku Pecah Kaca Mobil, Gasak Uang dan Laptop

Menurutnya, peran guruXdalam pendidikan karakter tidak tergantikan tapi peran guru dalam pengajaran dapat diambil alih dengan teknologi. Guru harus mampu membuat siswa menjadi cerdas, sehat, dan mahir dalam bidang teknologi digital dan produk sekolah harus memiliki nilai jual sesuai kebutuhan masyarakat.

“pendidik atau guru harus mampu membawa siswa cerdaS, mahir dalam bidang tekologi dan berkarakter,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo mengingatkan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait permasalahan pendidikan, tantangan akan semakin kompleks. Untuk itu, disiplin dan semangat kerja para pendidikharus terus ditingkatkan.

“Kedepan tantangan para pendidik, akan semakin komplek. Maka peningkatkan kompetensi dan kedispilinan harus terus diasah,” katanya

Bupati juga meminta perlu adanya peningkatan penanaman pendidikan karakter di sekolah. Hal ini akan lebih efektif jika asosiasi MKKS meningkatkan perannya sesuai tupoksi melalui pendekatan yang disesuaikan dengan karakter usia anak.

“Dewasa ini, masyarakat kita semakin maju dan cerdas. Pandangan-pandangan publik senantiasa kritis, dan opini-opini semakin berkembang. Selain sebagai buah dari dinamika pembangunan, juga merupakan dampak langsung dari keterbukaan informasi, yang benar-benar terbuka dan mendunia,” ucapnya

Baca Juga
Diduga Ada Kecurangan, Tiga Kandidat di Madyocondoro, Magelang Tolak Hasil Pilkades

Masyarakat cepat belajar dan mengetahui dari apa yang terjadi di daerah lain. Hal-hal yang positif tentang penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sehingga, tidak mustahil masyarakat menuntut, agar kemajuan itu dapat segera diterapkan dan diwujudkan pula di Kabupaten Wonosobo.

Membangun karakter bangsa, adalah tugas dan inti pokok tujuan pendidikan nasional. Karena itu, pendidikan mempunyai tugas penting untuk menciptakan pribadi-pribadi yang berkarakter kuat, baik secara moral maupun kultural.

Secara moral dalam arti mempunyai integritas yang kuat dan secara kultural dalam arti mempunyai landasan budaya pribadi dan sosial, untuk mencapai kemajuan dengan masih berpijak pada karakter masyarakat dan bangsa.

Baca Juga
Polisi Kirim Sampel Makanan ke Lab, Penyebab Keracunan di Ponpes Temanggung Belum Diketahui

Pendidikan merupakan bagian dari sektor yang harus menjadi prioritas, dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dengan peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas dasar pendidikan, diharapkan mampu meningkatkan derajat pendidikan, sehingga pada akhirnya akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kearah yang lebih baik.

Ardan Sirodjuddin, MPD sebagai nara sumber tunggal menyampaikan bahwa tidak ada pilihan lain yang dimiliki para guru selain melakukan perubahan sesuai perubahan zaman.

Bersama dengan pola peningkatan penggunaan data internet, pola pendidikan berjalan sejajar menjadi blended learning yaitu program pendidikan formal yang memungkinkan siswa belajar melalui konten dan petunjuk yang disampaikan secara daring dengan kendali mandiri terhadap waktu, tempat, urutan, maupun kecepatan belajar. (gus)