Menparekraf Sandiaga Uno: Mileneal Punya Andil Bangkitkan Ekonomi Kreatif

BANGGA. Menparekraf Sandiaga Uno mengaku bangga milenial mampu menghasilkan film-film kreatif dan memiliki andil dalam kebangkitan ekonomi kreatif di dalam negeri. (Foto: dok kemenpar)
BANGGA. Menparekraf Sandiaga Uno mengaku bangga milenial mampu menghasilkan film-film kreatif dan memiliki andil dalam kebangkitan ekonomi kreatif di dalam negeri. (Foto: dok kemenpar)

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku bangga milenial mampu menghasilkan film-film kreatif dan memiliki andil dalam kebangkitan ekonomi kreatif di dalam negeri.

“Selamat atas terpilihnya kedua film fiksi tersebut, “Buat tim produksi film ‘Semayam’ dan ‘Waiting For Your Phone Call’, kami ucapkan selamat, kalian berhak maju menjadi nominasi di malam puncak akhir tahun nanti”, ujar Sandiaga, Rabu (24/8).

Festival Film Bulanan telah selesai melakukan tahapan seleksi dan kurasi untuk lokus 1. Film terpilih kesatu berhasil diraih film berjudul ‘Semayam’ karya Sutradara Wahyu Utami Wati, produksi Maju Jalan Film asal Kota Yogyakarta.

Film terpilih kedua diraih oleh film berjudul ‘Waiting For Your Phone Call’ karya Sutradara Aldis Elwananda, produksi Onen Studios asal Provinsi Banten Sandi menjelaskan bagi kedua film terpilih akan mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Sertifikat, suvenir, dan penayangan poster film di sejumlah area gedung Kemenparekraf sebagai bagian dari ekshibisi.

Selain itu, tayang secara premier di kanal YouTube Kemenparekraf selama satu bulan,” beber Sandiaga.

Adapun dari 152 pendaftar asal DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, D.I Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, 80 persen adalah wajah-wajah baru.

Karya film yang didaftarkan pun didominasi oleh film baru. Sandiaga optimistis, peluang regenerasi di industri perfilman Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang, “Kami di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif makin optimis, peluang regenerasi di industri perfilman Indonesia bisa konsisten tumbuh melesat”, ungkap Sandiaga.

“Saya berharap makin banyak sineas yang termotivasi mengikuti kompetisi ini, sehingga ekosistem perfilman di daerah-daerah bergeliat dan bisa membuka peluang usaha seluas-luasnya,” katanya.

Sandiaga juga mengimbau kepada para sineas yang berada di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo agar segera mempersiapkan diri karena pendaftaran untuk lokus 2 akan dibuka mulai 2 September 2022.

“Persiapkan karya terbaik kalian, jangan lupa pantau terus informasinya di media sosial dan website festivalfilmbulanan.com.

Karena Mahakarya akan selalu menemukan jalannya,” pesan Sandiaga. Tim kurator Festival Film Bulanan Mohamad Ariansah mengatakan periode Agustus ini terbilang lebih susah menentukan film terpilih dibandingkan periode sebelumnya. “Karena secara kualitas teknis hasil karya para peserta di lokus satu cukup merata”, tutur pria yang akrab disapa Ale. (mcr10/jpnn)