Menhan Beri Motivasi pada Taruna Akmil

Menhan Beri Motivasi pada Taruna Akmil
MENHAN. Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu memberikan paparan dan berjabat tangan dengan para taruna Akademi Militer, di sela seminar nasional, akhir pekan lalu.

MAGELANG SELATAN – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu turut memberikan motivasi kepada ribuan taruna dari Akademi Militer (Akmil) Magelang, akhir pekan lalu. Dalam pengarahannya kepada para taruna Menhan kembali mengingatkan bahwa ancaman pertahanan negara ke depan yang semakin beragam, kompleks, dan multidimensi.

”Terutama yang perlu diwaspadai adalah ancaman perang terhadap mainset dan ideologi negara,” kata Ryamizard dihadapan 1.041 taruna Akademi Militer, terdiri dari 986 taruna dan 73 taruni di Gedung Lily Rochli Akmil.

Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, kunjungan dan pengarahan Menhan RI kali ini memiliki nilai yang sangat strategis, karena dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman yang berharga bagi para taruna.

”Kehadiran Bapak Menhan di tengah-tengah kami merupakan suatu kebahagian dan kebanggaan tersendiri serta merupakan wujud nyata kepedulian yang besar terhadap lembaga pendidikan yang kita cintai ini,” katanya.

Dia berharap agar paparan dari Menhan dapat digunakan sebagai masukan serta menambah wawasan pengetahuan dan pemicu semangat para taruna. Terlebih sosok Ryamizard, kata Dudung, termasuk purnawiran TNI yang kaya akan pengalaman dan pengabdian. Berbagai penugasan operasi militer diembannya seperti Opsgab Malindo di perbatasan Kalbar, Pasukan Penjaga Perdamaian Garuda XII (PBB) di Kamboja, Ops Timtim, Kalbar, Irian, dan Aceh.

Dudung menambahkan terkait dengan penyelenggaraan seminar ini bertujuan membangun para taruna dan mahasiswa dari perguruan tinggi di Jawa Tengah dan DI Jogjakarta sebagai center of excellence. Termasuk Akademi Militer, katanya, yang punya andil membentuk dan menyiapkan para taruna dan taruni sebagai calon perwira TNI AD.

”Selain membentuk kita juga dituntut untuk mencetak kader yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, profesional, dan dicintai rakyat. Karena itu, Departemen Sosial Akmil bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jateng dan DI Jogjakarta, memprakarsai seminar ini,” katanya. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Melongok Gerak Kereta Api Menerobos Pandemi