Memprihatinkan, Monumen Pahlawan Nasional di Temanggung Tak Terawat

BERSIH-BERSIH. Anggota TNI, Polri dan sejumlah relawan membersihkan monumen Bambang Sugeng Kamis (30/9). (foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
BERSIH-BERSIH. Anggota TNI, Polri dan sejumlah relawan membersihkan monumen Bambang Sugeng Kamis (30/9). (foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Keberadaan Monumen Bambang Soegeng di Gumuk Godeg Kowangan Temanggung sangat memprihatinkan. Padahal monumen tersebut dibangun untuk mengenang jasa pahlawan nasional yang berjuang di Kabupaten Temanggung.

“Bisa dilihat sendiri, kondisinya kotor, mohon maaf kondisinya cukup memperihatinkan,” ungkap Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol CZi Kurniawan Hartanto usai melakukan bersih-bersih di Monumen Bambang Soegeng, Kamis (30/9).

Ia mengatakan, pembersihan monumen ini terakhir dilakukan satu tahun lalu yakni saat memperingati hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI. Saat ini pada momen yang sama pihaknya bersama sejumlah relawan kembali melakukan bersih-bersih monumen tersebut.

“Satu tahun tidak terjamah lagi, kondisinya menjadi tidak terawat,” tuturnya.

Oleh karena itu Dandim menyatakan, akan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk lebih memperhatikan kondisi Monumen Bambang Soegeng.

Sebab menurutnya, monumen ini merupakan salah satu aset milik daerah yang wajib dan harus dirawat. Sehingga keberadaanya bisa dijadikan sebagai salah satu tempat tujuan wisata, terutama wisata daerah.

“Kami dulu memang sudah mengajukan dan meminta, tapi memang belum ada realisasinya. Saat ini kami akan kembali meminta agar setidaknya ada petugas yang bertanggunjawab membersihkan monumen ini, bisa sekali sekali, atau dua hari dalam seminggu, agar ke depan monumen ini bisa lebih terawat,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya mengandeng sejumlah pihak di antaranya, Polri, Banser, Kokam, Senkom, SAR dan sejulah relawan lainnya, serta pelajar.

“Kuranglebih ada 70 personil dari berbagai macam elemen,” katanya.

Dandim mengaku, pelajar memang sengaja dilibatkan langsung dalam kegiatan, dengan harapan bisa semakin menumbuhkan jiwa nasionalis dan patriotisme.

“Keterlibatan pelajar ini agar mereka bisa lebih menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan, pelajar juga bisa mencontoh jiwa patriotisme dari para pahlawan,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Selamat, 1.004 Peserta Lolos Seleksi P3K

Salah satu pelajar Ike Nur Hidayah menuturkan, sosok Bambang Soegeng sejauh ini baru diketahui melalui pelajaran sejarah di sekolah saja. Dengan ikut terjun langsung membersihkan ini dirinya menjadi lebih tahu bahwa Bambang Soegeng adalah salah satu pahlawan yang berjuang di Temanggung untuk Kemerdekaan RI.

“Saya jadi lebih tahu dan lebih kenal, ternyata Bambang Soegeng ini adalah pahlawan yang berjuang melawan penjajah di Temanggung, dan dimakamkan di Temanggung juga,” tuturnya. (set)