Mayat Mengapung di Kali Bogowonto Gegerkan Warga Dua Desa di Purworejo

Jenazah saat divakuasi oleh petugas dengan dibantu warga sekitar penemuan mayat.
EVAKUASI. Jenazah saat divakuasi oleh petugas dengan dibantu warga sekitar penemuan mayat.

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Sosok mayat ditemukan mengapung di Kali Bogowonto yang memisahkan dua desa yakni Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip, dan warga Desa Semawung Kecamatan Purworejo, Minggu (28/11). Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki itu membuat warga gempar dan penasaran hingga membuat lokasi penemuan ramai oleh warga yang berbondong-bondong mendekat.

Kapolsek Banyuurip, AKP Benny Murtopo SH saat dimintai konfirmasi awak media menjaskan jenazah Sri Handoyo (55), warga Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip. Diduga dirinya hanyut terbawa arus derasnya air sungai, saat menyebarangi sungai Bogowonto, saat hendak menemui saudaranya di Desa Semawung yang berada diseberang timur sungai.

“Korban kebiasan menyeberang sungai mau ke tempat saudaranya di Desa Semawung. Kondisi sakit Darah tinggi dan susah berjalan (pincang),” kata Benny.

Pihaknya menambahkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/11/2021) siang sekitar pukul 12.00 wib, dimana jenazah diketahui pertama kali telah mengapung dan hanyut di sungai Bogowonto oleh pejalan kaki yang sedang melewati jembatan gantung penggubung Desa Popongan dan Desa Semawung.

“Pejalan kaki yang melewati jembatan gantung melihat ada benda yang mencurigakan (mirip manusia) sedang hanjut terbawa arus sungai, kemudian memberitahukan kepada orang yang sedang memancing dibawah jembatan gantung, lalu dilakukan pengecekan, ternyata benar itu jasad beliau dan korban lalu di angkat dan di bawa ke tepi sungai,” jelasnya.

Mendapati kejadian itu, wargapun kemudian menghubungi Polsek Banyuurip dan Puskesmas Banyuurip, dan tak lama kemudian petugas datang guna melakukan pemeriksaan. Setelah di cek dan tidak ada tanda-tanda penganiyaan korban kemudian langsung dibawa kerumah duka.

“Jenazah kemudian dibawa kerumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Popongan,” pungkasnya. (luk)