Masyarakat Temanggung Tak Perlu Panik, Persediaan Migor Ada

ANTRE. Ratusan warga Temanggung sedang mengantre minyak goreng curah, Rabu (13/4).(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
ANTRE. Ratusan warga Temanggung sedang mengantre minyak goreng curah, Rabu (13/4).(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Temanggung kembali mengajukan permohonan pasokan minyak goreng curah, untuk memenuhi kebutuhan migor di Kabupaten setempat menjelang Idul Fitri 1443 H.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono mengatakan, pengajuan penambahan pasokan migor curah ditujukan kepada PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) selaku perusahaan negara yang diminta mengawal penyediaan migor curah.

“Sudah kami ajukan, semoga saja dalam waktu dekat ini sudah ada kepastian kapan migor akan didistribusi ke Temanggung,” harapnya, kemarin.

Ia mengatakan, selama ini memang pasokan migor curah masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga ketika ada pasokan migor curah bisa dipastikan akan ada antrean panjang masyarakat.

“Pasokannya belum menentu, jadi memang belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan,” tuturnya.

Oleh karena itu Entargo berharap, pengajuan permintaan penambahan pasokan ini bisa segera direalisasikan, sehingga paling tidak bisa mengurangi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri mendatang.

“Perusahaan milik negara itu telah bersedia untuk memberikan stok migor curah berapapun dibutuhkan Temanggung. Kami telah mengirim permintaan 18 ton per minggu, Mereka telah menyanggupinya,” kata dia.

Dikatakan PT PPI mengucurkan 16,8 ton sesuai permintaan, sejumlah migor tersebut akan didistribusikan di PT Berkat Anugerah Pangan Perkasa (Cik Tin) di Gendengan Kota Temanggung sebanyak 9 ton dan 7,8 ton salah satu toko di Desa Badran Kecamatan Kranggan.

“Dengan adanya tambahan pasokan ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu panik akan tidak terpenuhinya kebutuhan migor. Sebab meskipun masih belum tiap hari, pasokan migor curah ke Temanggung sangat langcar, selain itu ketersediaan migor kemasan di toko dan pasar juga terpenuhi.

“Jangan panik dan tetap tenang, persediaan migor ada, hanya distribusinya memang butuh waktu, apalagi untuk migor kemasan sudah mudah didapat,” tutupnya. (set)