Masuk Pasar Pagi Purworejo Wajib Bermasker

IMBAU. Anggota TNI tampak memberikan imbauan menggunakan perangkat pengeras suara kepada penjual dan pembeli pasar pagi agar senantiasa mengenakan masker.
IMBAU. Anggota TNI tampak memberikan imbauan menggunakan perangkat pengeras suara kepada penjual dan pembeli pasar pagi agar senantiasa mengenakan masker.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Warga masyarakat yang hendak masuk ke Pasar Suronegaran atau pasar pagi diharuskan untuk mengenakan masker. Langkah tersebut diambil pengelola pasar untuk mencegah penularan virus covid-19 atau corona di lingkungan pasar pagi.

Penerapannya, pengelola pasar memasang petugas untuk mengawasi pengunjung di pingu masuk sekaligus berpatroli di area pasar. Jika di pintu masuk ditemukan ada orang yang tidak mengenakan masker tidak akan diperkenankan masuk.

Setyo Haryadi, Kepala Pasar Baledono mengungkapkan, di dalam area pasar ada petugas yang berkeliling untuk mengawasi  pengunjung atau pedagang yang tidak mengenakan masker.

“Petugas pasar tidak memberikan izin masuk  pasar kepada pedagan dan pembeli jika di dapati tidak menggunakan masker.Pengelola yang di damping Babinsa Koramil 01 Purworejo terus aktif memberi himbauan melalui pengeras suara di lingkungan area pasar,” katanya, kemarin.

Setyo Hariyadi selaku Kepala pasar Suronegaran Purworejo mengatakan pemberlakuan penggunaan masker bagi pedagang dan pembeli ini merupakan tindak lanjut himbauan dari pemerintah daerah sebagai langkah memperketat upaya pencegahan penularan virus corona di area keramaian.

“Hari ini merupakan hari yang ke dua petugas berkeliling pasar mendatangi pedagang dan pembeli untuk menghimbau menggunakan masker saat melakukan transaksi jual beli,” jelasnya .

Lebih lanjut Setyo Hariyadi mengungkapkan selain mewajibkan penggunaan masker bagi pedagang dan pembeli pengelola pasar juga menyediakan tempat mencuci tangan di beberapa titik dengan harapan pasar yang di nilai sebagai tempat rawan penyebaran virus bisa di minimalisir.

Baca Juga
361 TKI Asal Magelang Pulkam, Negatif Corona

“Kita akan intens akan terus melakukan sosialisasi untuk terus menggunakan masker selam berada  di area pasar . Di harapkan Kedepan pedagang dan pembeli akan terbiasa menggunakan masker untuk kesehatan bersama,” imbuhnya.

Dikatakannya, Pasar Suronegaran memiliki potensi kerawanan cukup tinggi lantaran setiap hari ratusan orang berinteraksi yang berasal dari berbagai daerah sekitar yang notabene sudah termasuk dalam kategori zona merah. “Jadi harus betul-betul waspada karena potensi risikonya juga sangat tinggi,” tandasnya.

Sementara itu Babinsa Koramil 01 Purworejo Serka Sugianto menyampaikan akan terus mendukung dan bersinergi ke semua instansi dan elemen masyarakat sebagai langkah positif dalam pencegahan penyebaran virus corona yang kini menjadi musuh dunia.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mentaati aturan pemerintah dengan memperhatikan SOP kesehatan di  lingkungan masyarakat dan tempat umum,” pungkasnya. (luk)