Mantap! Dolalak SMPN 4 Purworejo Tampil Memukau di Jawa Timur

MEMUKAU. Sejumlah siswa SMP Negeri 4 Purworejo tampil memukau saat mengusung Tari Dolalak dalam ajang Expo Parekraf Nusantara di Kota Batu Malang Jawa Timur, belum lama ini. (Foto: eko sutopo)
MEMUKAU. Sejumlah siswa SMP Negeri 4 Purworejo tampil memukau saat mengusung Tari Dolalak dalam ajang Expo Parekraf Nusantara di Kota Batu Malang Jawa Timur, belum lama ini. (Foto: eko sutopo)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – SMP Negeri 4 Purworejo tampil memukau saat mengusung Tari Dolalak Bungai Rampai dalam ajang Expo Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Nusantara ‘Batu Hybrid Event’ di Kota Batu Malang Jawa Timur, belum lama ini.

Selama lebih kurang 10 menit, tarian 8 siswa putri yang diiringi 10 pemain musik pengiring itu mampu mencuri perhatian tamu undangan, khususnya para pejabat, pengusaha, dan sebagian masyarakat umum yang menyaksikan.

Guru pengampu Seni Budaya SMPN 4 Purworejo, Dwi Suryanto SPd MMPd, menyebut ‘Batu Hybrid Event’ digelar pada Kamis (25/8) lalu. Tarian dolalak yang ditampilkan anak didiknya saat itu merupakan tari Dolalak yang masih asli sesuai pakemnya, tanpa variasi apapun.

“Jadi bukan tarian dolalak seperti sekarang-sekarang ini yang banyak variasi dan dimodifikasi. Kita menampilkan tari dolalak yang marwahnya betul-betul tradisi asli,” sebutnya, Senin (29/8).

Dijelaskan, expo yang juga merupakan ajang promosi budaya, SMPN 4 Purworejo memang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mewakili Kabupaten Purworejo untuk menampilkan tari dolalak yang masih orisinal. Selain Purworejo ada juga Kabupaten Jepara dan Kota Batu yang turut ambil bagian. Tari dolalak dari Purworejo tampil pada event Budaya Nusantara.

“Alhamdulillah pementasan berjalan lancar. Dolalak kita tampil memukau, banyak apresiasi dan mencuri perhatian para tamu undangan, khususnya para pejabat, pengusaha dan sebagian penonton masyarakat umum,” jelasnya.

Menurut Dwi, apresiasi juga datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo yang merasa puas dengan pilihannya ke grup dolalak SMPN 4 Purworejo. Sebagai bentuk apresiasi dan tindak lanjut, grup dolalak SMPN 4 Purworejo diminta tampil lagi pada 25 September mendatang di museum Ronggowarsito, Semarang.

“Kalau Dolalak dari SD kan mereka sudah banyak yang bisa. Jadi tinggal meramu dan mempola lagi dengan gerakan dasar dan gerakan asli, yang dalam hal ini pelatihannya oleh Eko Marsono dan pelatih guru seni tari SMPN 4 Purworejo, Nur Larasati SPd. Ini berkat kerja keras kita semua,” ungkapnya.

Kepala SMPN 4 Purworejo, Suswanto SPd MMPd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Dindikbud atas kepercayaannya kepada para siswa SMPN 4.

Menurutnya, kepercayaan tersebut akan membawa semangat bagi sekolah dan siswa untuk lebih nguri-uri budaya tradisional. Tidak sekadar melestarikan, melainkan juga mengembangkan sekaligus memberikan bekal kepada anak-anak untuk mengembangkan talentanya.

“Tentunya hal ini akan menambah kepercayaan diri mereka, karena sebagai siswa seusia SMP mereka masih perlu berproses mempengaruhi kehidupan yang akan datang,” kata Suswanto.

Penampilan Dolalak di Expo Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusantara turut disaksikan sejumlah pejabat dari Purworejo. Beberapa di antaranya yakni Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs Sutrisno MSi, Kepala Dindikbud Wasit Diono SSos, serta sejumlah pejabat lainnya. (top)