Mantab! Hari Ketiga OPTK 2022, Polbangtan YoMa Kementan Sabet 13 Medali

Mantab! Hari Ketiga OPTK 2022, Polbangtan YoMa Kementan Sabet 13 Medali
Kontingen Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang (Polbangtan YoMa) Kementan yang berlaga pada Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) 2022 di Kampus STAN, Kota Tangerang Selatan, Banten.

TANGSEL, MAGELANGEKPRES.COM – Memasuki hari ketiga Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK), Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang (Polbangtan YoMa) Kementan memboyong beragam medali. Mahasiswa berhasil menyabet 13 medali pada cabang taekwondo, renang, silat, dan sepak bola (24/08).

Saat ini, kejuaraan masih terus berlangsung hingga 26 Agustus 2022. Bertempat di Kampus STAN, Kota Tangerang Selatan, Banten, kontingen Polbangtan YoMa terus berjuang menambah medali. Cabang olahraga voli dan karate menjadi cabang terakhir yang diharapkan.

Sebanyak 77 mahasiswa dilepas oleh Wadir 2 dan Wadir 3 pada Sabtu, 20 Agustus 2022 di kampus Magelang. Membawa misi persahabatan, Budi Purwo Widiarso, Wadir 3 Polbangtan YoMa mengantar kontingen berlaga. Ia berharap kontingen dapat memanfaatkan momen berharga ini untuk memperkenalkan Polbangtan Kementan.

“Ini adalah saat yang tepat untuk mengenalkan Polbangtan sebagai salah satu perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Pertanian”, ujarnya.

Sebagai perguruan tinggi yang mencetak job creator dan job seeker, Polbangtan mempunyai peran strategis yang perlu dikenalkan kepada masyarakat luas.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan peran Polbangtan dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang siap kerja bahkan sebagai job maker ketika terjun ke masyarakat.

“Polbangtan ini salah satu kekuatan pertanian di masa depan yang menggagas pendidikan advokasi untuk mempersiapkan pertanian yang tentu berkembang lebih maju, lebih modern dan mampu membangun kemandirian petani daerah dan kemandirian nasional terhadap kebutuhan kita,” ujarnya.

Di kesempatan lain, Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian menyebut pendidikan vokasi yang dilakukan Kementan melalui Polbangtan untuk menghasilkan sarjana terapan kualifikasi job seeker dan job creator melalui program kewirausahaan pertanian bagi pemuda tani, perguruan tinggi mitra dan kepramukaan.

“Pengakuan atas kompetensi petani milenial dan penumbuhan kemandirian pengusaha muda pertanian melalui inkubasi bisnis di Polbangtan sebagai pilot project dan kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri atau DuDi,” jelasnya.(hms)