Main Tanpa Penonton, Nusantara United Bakal Hengkang dari Stadion Moch Soebroto

TANPA PENONTON. Saat melawan Persipa Pati, tim debutan Nusantara United terpaksa menggelar pertandingan tanpa penonton sesuai dengan rekomendasi Pemkot Magelang. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
TANPA PENONTON. Saat melawan Persipa Pati, tim debutan Nusantara United terpaksa menggelar pertandingan tanpa penonton sesuai dengan rekomendasi Pemkot Magelang. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Laga pekan kedua Liga 2 Indonesia, antara tuan rumah Nusantara United Football Club (NUFC) melawan PSIM Jogja, dipastikan masih akan digelar tanpa penonton. Sesuai jadwal, laga kandang itu akan digelar Senin (5/9) pukul 15.15 WIB di Stadion Moch Soebroto Magelang.

“Kami pernah menghadapi dalam uji coba melawan Nusantara United. Kami datang ke Magelang untuk meraih poin dan ingin memberikan hasil yang maksimal untuk kado istimewa HUT PSIM,” kata pelatih PSIM Jogja Imran Nahumarury dalam konferensi pers di Trio Font One Hotel Magelang, Minggu (4/9).

Ia mengatakan, timnya tidak terpengaruh meski pertandingan itu dipastikan tidak disaksikan pendukung PSIM Jogja.

“Main tanpa penonton maupun ada penonton, menurut saya sama saja. Yang terpenting bagaimana saya menyiapkan tim ini, mereka harus fokus, harus kerja keras,” jelas Imran.

Sementara itu, Pelatih Nusantara United Slamet Riadi juga menyatakan timnya siap merebut poin penuh di kandang sendiri meski berlaga tanpa penonton.

“Nusantara United sudah siap tempur karena sebelumnya kita sudah kehilangan poin. Pertandingan lawan PSIM adalah laga hidup-mati. Artinya hidup-mati ke depan, mudah-mudahan semua pemain bisa menampilkan permainan yang maksimal,” kata Slamet.

Slamet menambahkan, pihaknya sudah membenahi mental para pemain usai takluk di kandang sendiri saat melawan Persipa Pati pekan lalu.

“Awal-awal mental pemain kita benahi dulu sambil evaluasi kelemahan kemarin. Finishing kita yang masih lemah. Latihan tadi pagi kita banyak melatih finishing yang efektif,” ujarnya.

Chief Operating Officer (COO) Nusantara United, Adhitya Hernadian membenarkan bahwa pada laga kedua mereka bermarkas di Stadion Moch Soebroto belum mendapat izin hadirnya penonton dari kedua tim.

“Kami menyadari bahwa suporter adalah stakeholder terpenting, bertanding tanpa suporter tentu bukan pilihan. Dari sisi teknis, atmosfer laga menjadi tidak terasa. Dari sisi non-teknis, tim tuan rumah bakal kehilangan pendapatan dari sektor tiket sebagai salah satu sumber penghasilan klub,” kata Adhitya Hernadian.

Adhitya mengatakan, Nusantara United FC memahami izin penggunaan home base Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. Dia mengaku sudah berupaya agar pertandingan pekan kedua Liga 2 musim 2022/2023 melawan PSIM Jogja bisa digelar dengan penonton.

“Tapi karena beberapa pertimbangan, Pemkot Magelang baru mengizinkan kami bertanding tanpa penonton. Besar harapan kami langkah yang nantinya akan diputuskan pada pekan-pekan pertandingan kami selanjutnya dapat menyamankan segala pihak,” ujarnya.

Menurutnya, sejauh ini tim NU FC akan tetap menghormati keputusan Pemkot Magelang itu. Walaupun, pihaknya akan berburu alternatif stadion lain, yang memungkinkan pertandingan digelar dengan euforia para suporter.

“Kami masih berusaha untuk menggunakan stadion lain. Bagaimanapun kami ingin agar euforia sepakbola bisa kembali memberikan spirit permainan kami,” tandasnya.

Pihaknya akan menunggu laga kandang ketiga nanti. Jika masih diizinkan tanpa penonton, maka kemungkinan besar timnya akan hengkang dari Stadion Moch Soebroto.

“Pemkot Magelang akan melakukan evaluasi untuk kemungkinan gelaran pertandingan dengan penonton pada laga kandang kami berikutnya di Stadion Moch Soebroto. Jika izin laga dengan penonton tetap tidak bisa diperoleh, kami akan mencari opsi stadion lain,” pungkasnya. (wid)