Magelang Expo dan Festival Getuk 2022 Berhasil Bukukan Transaksi Rp1.2 Miliar

Magelang Expo dan Festival Getuk 2022 Berhasil Bukukan Transaksi Rp1.2 Miliar
Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz, Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, dan pejabat Forkompimda lainnya saat meninjau stand Magelang Expo di Alun-alun, Jumat (5/8) lalu. foto : wiwid arif/magelang ekspres

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Festival Getuk dan Magelang Expo 2022 sukses membukukan transaksi senilai Rp1,2 miliar yang berlangsung pada 5-7 Agustus 2022 di Alun-alun Kota Magelang.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, menyebutkan bahwa nilai transaksi sebesar Rp1,2 miliar ini berasal dari stand kuliner multi produk sebesar Rp659 juta dan stand area craft expo sebesar Rp549 juta.

”Selain area pameran, kawasan sekitar juga turut terdampak positif. Seperti nilai penjualan kuliner Tuin van Java mencapai Rp280 juta dan angkringan Alun-alun sebesar Rp108 juta. Pendapatan pedagang ini jadi yang terbesar sejak pandemi Covid-19 melanda,” kata Syaifullah, kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/8).

Melalui pameran UMKM dan jajanan khas, pemerintah ingin mengenalkan lebih produk-produk lokal. Selama ini, pameran produk lokal dan UMKM terbelenggu akibat pembatasan mobilitas karena pandemi Covid-19.

”Capaian ini tentu saja mampu membangkitkan optimisme para pelaku UMKM dalam mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Selama dua tahun, hampir tidak ada event seperti ini, sehingga kegiatan ini betul-betul menjawab kerinduan masyarakat dan para pelaku UMKM,” ujarnya.

Syaifullah menyebut, total transaksi yang tercatat belum termasuk usaha yang berada di sekitar area. Ia menilai masih banyak pelaku usaha di kawasan Alun-alun yang menerima dampak positif, hanya saja tidak terhitung secara resmi.

”Harapannya Magelang Expo sesuai dengan temanya. Di satu sisi, kita mendorong ekonomi digital, di sisi lain juga konsisten menggelar pameran event, sehingga Kota Magelang sukses melompat lebih jauh, membantu perekonomian di kota ini,” ungkapnya.

Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mengungkapkan, nilai transaksi yang berhasil diraih di ajang tersebut menjadi hal menggembirakan di tengah pandemi Covid-19. Tidak dipungkiri, sektor usaha sempat lesu dan pesimistis akibat penurunan daya beli masyarakat. Namun, Magelang Expo dan Festival Getuk dinilai mampu menumbuhkan optimisme pelaku usaha untuk bangkit kembali.

”Pandemi itu pukulan yang luar biasa. Tapi warga Kota Magelang itu kuat, saat ini sudah mulai bangkit lagi. Saya apresiasi Disperindag dan Disdikbud yang sudah menginisiasi kegiatan Magelang Expo dan Festival Getuk,” ujarnya.

Aziz juga meminta masyarakat senantiasa meyakini bahwa pemulihan ekonomi sudah pasti terjadi. Untuk mewujudkannya, masyarakat perlu bekerja sama dan gotong-royong. ”Jangan lupa juga, terus berinovasi dan berkreasi,” tandasnya.

Anggota DPRD Kota Magelang, Irina mengapresiasi nilai transaksi yang dibukukan Magelang Expo dan Festival Getuk tahun ini. Menurutnya, capaian itu menunjukkan daya beli masyarakat yang mulai tumbuh kembali.

”Harapan kami, ajang seperti ini bisa konsisten digelar. Tahun depan digelar lebih besar lagi, sehingga benar-benar memicu percepatan pemulihan ekonomi di Kota Magelang,” pungkasnya. (wid)