MA An-Nawawi Menuju Madrasah Adiwiyata

Kepala MA An-Nawawi, H Sahlan SAg MSi didampingi Lurah Lugosobo saat melakukan penanaman pohon trembesi.
Kepala MA An-Nawawi, H Sahlan SAg MSi didampingi Lurah Lugosobo saat melakukan penanaman pohon trembesi.

Sukseskan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Madrasah

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Upaya Madrasah Aliyah An-Nawawi Berjan Purworejo dalam melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Madrasah (GPBLHM) terus digalakkan dengan serius. Gerakan tersebut bukan hanya dilaksanakan di sekitar madrasah semata, namun juga dilakukan bersama masyarakat sekitar sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya sosial dan lingkungan hidup antara warga madrasah dengan masyarakat sekitar.

Seperti yang dilaksanakan, Kamis (7/10). Warga madrasah mulai dari kepala madrasah, dewan guru, karyawan serta perwakilan siswa bekerjasama dengan Pemerintah Kelurahan Lugosobo melakukan kegiatan bakti lingkungan penanaman pohon trembesi. Kegiatan tersebut digelar di jalan poros kelurahan tepatnya sekitar Lapangan Setono Duwur, Kelurahan Lugosobo.

Apel Duta GPBLHM MA An-Nawawi saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Apel Duta GPBLHM MA An-Nawawi saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Ketua Tim GPBLHM MA An-Nawawi, Dra Suparjiyati MPd mengungkapkan, kegiatan bakti lingkungan tersebut merupakan rangkaian dari berbagai agenda berkaitan dengan lingkungan hidup yang telah berjalan sejak MA An-Nawawi mencanangkan program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Madrasah (GPBLHM).

“Momentum peringatan hari besar khususnya yang berkaitan dengan lingkungan selalu kami gunakan untuk mengkampanyekan kelestarian lingkungan hidup. Seperti peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Ozon Sedunia beberapa waktu lalu. Selain itu, dalam kegiatan pembelajaran, penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH)  terintegrasi dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ,” terangnya.

Pada bagian lain, Suparjiyati menyampaikan bahwa program-program yang dilaksanakan oleh pihak madrasah dalam mensukseskan GPBLHM tersebut meliputi enam aspek antara lain, kebersihan, sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan tanaman, konservasi energi dan air serta inovasi.

“Pada prinsipnya, kami senantiasa mengajak seluruh warga madrasah untuk peka terhadap isu-isu lingkungan, menerapkan 3R guna mengurangi volume sampah di lingkungan madrasah. Yang tidak kalah penting juga melibatkan elemen serta masyarakat sekitar madrasah dalam program-program lingkungan hidup seperti yang dilakukan dalam kegiatan penanaman pohon trembesi hari ini,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Purworejo Raih Penghargaan APE dari Kementrian PPPA
Workhsop Penyusunan Silabus dan RPP berwawasan Lingkungan
Workhsop Penyusunan Silabus dan RPP berwawasan Lingkungan

Kepala MA An-Nawawi, H Sahlan SAg MSI menambahkan, madrasah yang dipimpinnya merupakan madrasah yang berbasis pesantren. Sehingga, program-program yang dijalankan juga bersinergi dengan program atau kebutuhan lingkungan pesantren.

“Pengasuh kami, KH Achmad Chalwani senantiasa berpesan kepada kami agar tidak melupakan lingkungan agar lingkungan pondok pesantren serta unit pendidikan yang bernaung di bawahnya asri dan nyaman. Maka, program GPBLHM memiliki semangat dan pesan yang sama dengan dawuh al mukarom,” katanya.

Lebih jauh Sahlan menjelaskan, pengawalan program GPBLHM oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo menjadi satu kesatuan untuk bersama-sama menciptakan kawasan yang hijau, sejuk dan sehat.

Pembuatan biopori lingkungan MA An-Nawawi.
Pembuatan biopori lingkungan MA An-Nawawi.

“Harapannya, kalau madrasah ini menjadi tertata, rapi, sejuk, maka kegiatan belajar mengajar bisa kondusif dan itu sesuai perintah Al Qur’an, bahwa kita sebagai khalifah di muka bumi diperintahkan untuk menjaganya, bukan sebaliknya,” jelasnya.

Sementara itu, Soebowo SAP selaku Kepala Kelurahan Lugosobo mengaku sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak madrasah yang telah melibatkan pihak kelurahan serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama membangun lingkungan yang hijau.

“Semoga membawa manfaat kedepannya untuk anak cucu dan kelestarian lingkungan. Dengan penghijauan ini, kepedulian lingkungan terjaga. Kita akan terus bersinergi untuk kedepannya, tidak hanya berkaitan dengan kegiatan-kegiatan berkaitan lingkungan hidup saja, tapi juga kegiatan positif lainnya,” ujar Soebowo. (adv/luk)