Lukisan Rajah Tandai Perayaan Hari Santri, Doakan Pemkot Magelang Dimudahkan Selesaikan Masalah Aset

BATIK. Seniman asal Magelang, Kaji Habib melukis rajah bertajuk
BATIK. Seniman asal Magelang, Kaji Habib melukis rajah bertajuk "Watu Anteng" memperingati HSN tahun 2021 di kompleks Balai Kota Magelang, kemarin. (foto : IST/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Peringatan Hari Santri Nusantara (HSN) 2021 diperingati PCNU Kota Magelang di Lapangan Balai Kota Magelang, akhir pekan lalu. Kegiatan itu turut ditandai performance art Kaji Habib melukis rajah bertajuk “Watu Anteng”.

Acara ini sekaligus menjadi pembuka serangkaian Hari Santri Nusantara. Agenda selanjutnya, akan digelar webinar series, Liga Santri Futsal Competition, Liga Santri ESport Competition, Festival Jemparingan, Virtual Concern, Santri Nusantara Startup UMKM Competition, mulai 1 Oktober hingga 14 November.

Turut hadir pada kesempatan itu, Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz yang diwakili Staf Ahli Mahbub Yani Arfian, Kepala Kemenag Kota Magelang Sofia NUR, jajaran pengurus PCNU Kota Magelang, antara lain Rois Suriah Kyai Zainuddin BK, Ketua Tanfidz Ahmad Rifai, Katib Abdur Rosyid, Pengasuh Pondok Pesantren seluruh Kota Magelang.

Ketua Panitia HSN PCNU Kota Magelang, Habib Fata al-Zahir, mengatakan kegiatan launching HSN sebelumnya dilakukan oleh pengurus pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU. Kemudian dilanjutkan launching HSN di tingkat kabupaten/kota seluruh Indonesia.

“Hari Santri ini mengenang dan mengambil hikmah dari peristiwa Resolusi Jihad pada masa revolusi. Ketika itu pahlawan nasional KH Hasyim Asy’ari memfatwakan bahwa wajib hukumnya melawan penjajah. Fatwa ini memantik masyarakat dan santri dan akhirnya meletus pertempuran Surabaya,” kata Habib Fata yang juga Ketua Yayasan Al-Iman itu.

Menurutnya, berdasar pada hikmah peristiwa itu, HSN PCNU Kota Magelang mengambil tema “Semangat Resolusi Jihad untuk Pemberdayaan Ekonomi, Momentum Kolaborasi dan Akselerasi Semua Umat”. Tema itu juga yang akan menjadi materi Webinar Series.

Sementara itu, Walikota Magelang dr Muchammad Nur Aziz dalam sambutannya yang dibacakan Mahbub Yani Arfian, mengatakan tema yang diangkat pada HSN PCNU Kota Magelang sangatlah tepat. Apalagi adanya pandemi Covid-19, mengakibatkan ekonomi butuh pembenahan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Artikel Menarik Lainnya :  Tingkatkan Kompetensi Guru, FKIP Untidar Selenggarakan Pelatihan Pembelajaran Daring di SD Wates 4 Magelang

Kaji Habib seusai performance Rajah, mengatakan apa yang dilakukan bagian dari sebuah aksi seni tapi di dalamnya memiliki makna spiritual. Lukis Rajah itu, kata dia, adalah sebuah permohonan kepada Allah SWT agar Pemkot Magelang selalu diberkahi. Termasuk agar dimudahkan dalam menyelesaikan sengketa aset Kantor Walikota Magelang.

“Semoga ada jalan terbaik dan selalu menuai berkah sehingga pelayanan publik di Kota Magelang tidak terpengaruh dengan masalah tersebut,” ujarnya. (wid)