Longsor, Sembilan Rumah Rusak

    Longsor, Sembilan Rumah Rusak
    TINJAU LONGSOR. Dandim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono, dalam peninjauan lokasi tanah longsor di  Dusun Basongan Desa Kalisalak Kecamatan Sawangan.

    SAWANGAN – Dandim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono meninjau lokasi tanah longsor yang mengakibatkan sembilan rumah rusak di  Dusun Basongan Desa Kalisalak Kecamatan Sawangan, Senin (18/3).

    Wilayah Kabupaten Magelang diguyur hujan sepanjang hari yang turun mulai Sabtu hingga Senin pagi menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di beberapa titik. Hingga saat ini sudah terdata longsor terjadi di wilayah Kecamatan Sawangan, Borobudur dan Salaman.

    Salah satu bencana yang terjadi di Kecamatan Salaman adalah adanya tanah bergerak di Dusun Gorangan Lor Desa Kalisalak.

    Tercatat ada dua rumah yang mengalami retak akibat dari pergeseran tanah tersebut. Masih di desa yang sama juga terjadi tanah longsor yaitu di Dusun Basongan ini terdapat sembilan rumah yang rusak akibat tanah longsor.

    Dandim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono, menyatakan kesiapannya membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang dalam menangani bencana alam yang terjadi. Hal itu disampaikan oleh Dandim saat meninjau lokasi longsor di Dusun Basongan Kalisalak.

    Selain itu, Dandim juga memerintahkan kepada seluruh Danramil dan Babinsa yanga ada di wilayah untuk senantiasa memantau situasi wilayahnya, mengingat musim penghujan masih berlangsung yang setiap saat dapat menimbulkan bencana.

    “Kodim 0705/Magelang sudah berkomitmen danselalu siap bersama warga dan pemerintah daerah dlam penanganan segala bentuk kejadian bencana yang terjadi di wilayah Magelang. Kodim Magelang selalu berkordinasi dengan Pemda Kabupaten Magelang, BPBD Kabupaten Magelang serta relawan yang ada,” ucap Letnan Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono.

    Kepala Desa Kalisalak, H Maskur S.Ag, menjelaskan, sebenarnya pada tahun 2014 di lokasi longsor Dusun Basongan sudah dipasang Early Warning System ( EWS).

    “Namun saat kejadian Senin pagi pukul 00.30 EWS tidak berfungsi karena alat tersebut sudah rusak,” ungkap H Maskur S.Ag.

    Artikel Menarik Lainnya :  Melongok Gerak Kereta Api Menerobos Pandemi

    Akibat kejadian tersebut, dua rumah di Dusun Gorangan Lor dan satu rumah di Dusun Basongan mengalami kerusakan. Saat ini penghuni rumah tersebut mengungsi ke tempat tetangga yang lebih aman.   Dari dua titik lokasi terdapat sembilan rumah yang terdampak. Saat ini mereka sudah ada bantuan dari BPBD dan pemerintah desa setempat. (cha)