Lodewijk Paulus Resmi Gantikan Azis Syamsuddin Sebagai Wakil Ketua DPR RI

Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus
Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES.COM – Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus resmi diajukan sebagai Wakil Ketua DP RI yang baru. Mantan Danjen Kopassus ini menggantikan Azis Syamsuddin yang sekarang ditahan oleh KPK terkait kasus suap. Nama Lodewijk diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada pimpinan DPR.

“Partai Golkar telah memutuskan menunjuk saudara Lodewijk Paulus sebagai calon Wakil Ketua DPR menggantikan saudara Azis Syamsudin,” ujar Airlangga di Kompleks Parlemen, Senaya, Jakarta, Rabu (29/9).

Menurutnya, pengajuan nama tersebut sudah melalui mekanisme internal Partai Golkar. Yaitu dibahas dalam Rapat Pleno Terbatas dan Rapat Pleno Harian.

Selain itu, lanjutnya, dirinya telah berkonsultasi dengan seluruh senior Partai Golkar. Seperti Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, dan Dewan Pakar.

“Saat ini Lodewijk menjabat sebagai Sekjen DPP Partai Golkar. Selain itu, berada di Komisi I DPR yang membidangi pertahanan, intelijen, komunikasi, dan luar negeri. Beliau merupakan purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal,” imbuhnya.

Airlangga berharap usulan Partai Golkar tersebut dapat segera diproses Pimpinan DPR sesuai mekanisme dan disetujui melalui Rapat Paripurna.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan DPR akan menggelar rapat paripurna pergantian pada Kamis (30/9) besok. Berdasarkan Pasal 47 Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2020 tentang Peraturan Tata Tertib DPR, DPR akan memproses surat tersebut. Selanjutnya, proses penggantian Azis Syamsuddin kepada Lodewijk akan dilaksanakan dalam rapat paripurna Kamis (30/9).

“Sesuai mekanisme proses pergantian antarwaktu, pergantian pimpinan DPR dari Partai Golkar, segera diteruskan pada Paripurna. Insya Allah Paripurna akan dilaksanakan besok tanggal 30 September 2021,” pungkas Puan. (rh/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Senator dan Legislator Senayan: Bantuan untuk Rakyat yang Menderita Dipermainkan, Wajar Marah