Laka di Jalur Tengkorak Wonosobo, Empat Orang Luka-Luka

KECELAKAAN lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Sindoro Sumbing, Kertek, Wonosobo. Tetapnya di Dusun Gondang Candimulyo, Minggu dini hari.
KECELAKAAN lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Sindoro Sumbing, Kertek, Wonosobo. Tetapnya di Dusun Gondang Candimulyo, Minggu dini hari.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Sindoro Sumbing, Kertek, Wonosobo. Tetapnya di Dusun Gondang Candimulyo. Truk tronton syarat muatan kaca, bertabrakan dengan truk box dari arah yang berlawanan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi 4 orang alami luka luka.

“Kejadian Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, di jalan Sindoro Sumbing, desa Candimulyo, Kertek, tidak ada korban jiwa, tapi 4 orang yang merupakan pengemudi dan kernet, terluka, dan sudah mendapatkan pertolongan medis,”ungkap Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Sugito

Dijelaskan bahwa kronologis kejadian berawal dari kendaraan truk noreg H-1784-FZ yang dikemudikan Maskur warga Kota Semarang, bermuatan kaca melaju dari arah kledung temanggung menuju Wonosobo .

Menjelang lokasi kejadian sewaktu melewati jalan beraspal lurus, menurun panjang, arus lalin sepi, diduga melaju terlalu kekanan melebihi as jalan dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraanya.

“Bersamaan itu dari arah berlawanan melaju mobil truck box noreg H-8239-AG yang dikemudikan Sugiyanto warga Semarang Selatan, karena jarak sudah dekat, terjadi benturan,” katanya.

Menurutnya, truk yang dari arah kledung, setelah menabrak truk box di depanya terus meluncur di jalan menurun tajam hingga menabrak pintu gerbang masuk Dusun Gondang Desa Candimulyo.

“Truck melaju sangat kencang sehingga tidak bisa dikendalikan. Akibat benturan yang keras gapura permanen pintu masuk dusun roboh dan hancur. Sementara muatan kaca juga hancur berkeping-keping dan berserakan di pinggir jalan raya,” ujarnya.

Pengemudi dan penumpang dari kedua belah pihak mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat, sedangkan serpihan kaca dan gapura kampung yang hancur, langsung dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat.“Jadi gapura masuk kampung hancur lebur, kemudian muatan truk berupa kaca yang hancur di lokasi kejadian, langsung dibersihkan, sebab membahayakan pengguna jalan di lokasi setempat,” katanya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Diamuk Si Jago Merah, Rumah Milik Lansia di Dieng Jadi Abu