Kreatif, Hermawan Bikin Miniatur Motor 3D

MINIATUR. Budi dan Hermawan terus berkarya dalam detailing miniatur custom printer 3D, yang laku keras saat ini dipenghobi miniatur dan mainan.
MINIATUR. Budi dan Hermawan terus berkarya dalam detailing miniatur custom printer 3D, yang laku keras saat ini dipenghobi miniatur dan mainan.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – BANDONGAN – Kreatifitas sangat diperlukan dalam melihat peluang bisnis. Adanya peluang bisnis namun tanpa ditunjang jiwa yang kreatif, maka kesempatan peluang kemungkinan akan lewat begitu saja.

Seperti yang dilakukan oleh Hermawan Setiadi, seorang miniatur custom, anggota grup FB Forum Pecinta Miniatur Diecast (Forpimda) Magelang Sekitar. Dirinya sudah dalam waktu satu tahun ini melakukan detailing miniatur custom printer 3D dan menjualnya.

Secara teknis detailing adalah mengecat (memberi warna) secara detail pada bahan miniatur. Bahan miniatur tersebut adalah hasil custom (cetak sendiri) melalui printer 3D, dengan menggunakan skala (ukuran perbandingan tertentu) yang mana produk miniatur Hermawan menggunakan skala 64.

Printer 3D adalah printer tiga dimensi yang bisa mencetak benda timbul tiga dimensi berbahan resin, yang mana sebelumnya telah digambar menggunakan program dikomputer. Sehingga hasil cetakan printer 3D, khususnya untuk miniatur sepeda motor, hasilnya lebih persisi dan mendekati aslinya.

“Tepatnya sejak awal pandemi covid 19 ini, saya melihat peluang custom detailing miniatur berbahan resin hasil dari printer 3D. Awalnya saya hanya sebagai pembeli, namun karena mahal, untuk satu miniatur bisa mencapai harga Rp 200 ribu. Lalu suatu ketika saya mendapat bahan miniatur cetakan printer 3D dengan harga yang murah, maka saya mencoba mengecat (detailing) dan saya jual hanya Rp 100 ribu, dan laku banyak yang pesan melalui online,” papar Hermawan, Minggu (25/4/2021).

Bertempat di workshopnya, sebuah toko HP di Tonoboyo Bandongan, Hermawan melakukan proses kreatifnya, mengecat (detailing) miniatur tersebut. Jenis miniatur berupa aneka sepeda motor mulai dari jenis scooter, cafe racer, bobber, chopper dan lain-lain. Termasuk miniatur figure manusia, mulai dari orang kantoran, mekanik, olahragawan serta figure berbagai profesi dan aktifitas lainnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Candi Borobudur Segera Dibuka

“Semuanya miniatur berskala 64, jadi sangat kecil, cocok untuk fotografi mainan atau untuk pelengkap diorama atau maket.

Miniatur yang sudah saya detailing, kemudian saya packing diwadah yang eksklusif sehingga semakin menarik sebagai barang koleksi,” ungkap Hermawan.

Dalam proses detailing, Hermawan menggunakan cat akrilik khusus miniatur dengan merk Tamiya, yang dioles dengan menggunakan kuas khusus miniatur. Hasilnya cukup mendekati aslinya dengan detail warna yang tegas dan hidup.

“Bahan miniatur dari printer 3D, masih berupa warna resin dan satu warna, oleh karenanya sebelum dijual saya detailing terlebih dahulu.

Untuk sepeda motor mulai dari body, tangki, rangka, lampu dan pernak-perniknya. Untuk figure manusia, dicat seluruh anggota tubuh mulai dari baju, sepatu, jaket, wajah hingga rambut. Butuh kesabaran karena ukuran miniatur skala 64,” terang Hermawan.

Rekan Hermawan, Budi Hasan Waskito, warga Kalegen Bandongan, yang juga melakukan detailing miniatur custom, mengaku bahan miniatur beli dari luar Magelang, untuk kemudian di detailing warnanya.

“Memang belum punya printer 3D sendiri, tapi masih bisa beli bahan miniatur hasil printer 3D, dan harganya cukup terjangkau, ketika sudah didetailing dan dijual masih ada keuntungan.

Pembeli miniatur hasil detailing kami, dari Magelang sendiri dan luar Magelang, ada pula dealer sepeda motor, yang beli dari kami, untuk keperluan maket diorama,” papar  Budi.(cha)