Korban Hilang di Pantai Selatan Purworejo Belum Ditemukan, Radius Pencarian Diperluas

CARI. Tim SAR Gabungan saat melakukan penyisiran korban laka laut Pantai Dewaruci. (foto : lukman hakim / purworejo ekspres)
CARI. Tim SAR Gabungan saat melakukan penyisiran korban laka laut Pantai Dewaruci. (foto : lukman hakim / purworejo ekspres)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Korban laka laut yang hilang saat mandi di Pantai Dewaruci Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi, pada Rabu (23/3) lalu, Aldi Nur Pratama (19) warga Desa Geparang Kecamatan Purwodadi hinnga kini belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan dengan memperluas radius penyisiran.

Pencarian terus dilakukan oleh puluhan personil tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari beberapa organisasi dan instansi. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Mereka masih akan terus berusaha melakukan pencarian terhadap korban hingga tujuh hari ke depan.

Ketua SAR Dewaruci, Rusdiyanto saat dimintai konfirmasi, Kamis (24/3) sore mengatakan, hasil evaluasi Opsargab laka laut di Pantai Jatimalang pada hari Kamis ini, dilakukan penyisiran pinggiran pantai ke arah barat dari pos Opsar Jatimalang sejauh 2 km, sampai pantai Pagak dan penyisiran pantai ke arah timur sampai muara kali Bogowonto dengan hasil nihil.

“Pencarian akan dilanjutkan pada esok hari dengan memperlebar radius pencarian darat dengan membagi tim yang rencana akan melakukan penyisiran sejauh 5 km baik ke arah barat maupun timur,” ujarnya.

Metode pencarian tetap akan dimaksimalkan dengan teknis penyisiran pantai, karena kondisi ombak pantai laut selatan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian dengan cara pencarian di laut.

“Kami tidak bisa mengambil risiko atau memaksakan pencarian di laut. Sebab, kondisi gelombang saat ini cukup besar atau tinggi,” ujarnya.

Pihaknya berharap tim Opsargab bisa segera menemukan korban. “Untuk malam ini ada inisiatif secara mandiri dari warga Desa Geparang untuk melakukan pencarian dengan melakukan penyisian pantai, dan kami berharap korban bisa segera ditemukan,” harapnya.

Disebutkan, Opsargab itu dilakukan dengan melibatkan sejumlah potensi organisasi dan instansi diantaranya Basarnas Cilacap, Basarnas Sedayu congot (BKO), SAR Dewaruci, SAR SIGAP, SAR lintas, SAR MTA, Code x, SAR hiu Pantas Yogyakarta, SAR Cintaldo SMK PN, ORARI, Rapi Purworejo, Rapi Kulon Progo, BPBD Purworejo, Sat Pol PP Purworejo, TNI AL pos Purworejo, Polsek Purwodadi, RJP Purworejo, Ki Lurah rescue Purworejo, dan potensi relawan lainya.(luk)