Kolaborasi Festival Getuk dan Produk UMKM, Lengkap di Magelang Craft Expo

FESTIVAL GETUK. Panggung Festival Getuk dan Magelang Expo 2022 mulai didirikan di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (3/8). (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
FESTIVAL GETUK. Panggung Festival Getuk dan Magelang Expo 2022 mulai didirikan di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (3/8). (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Kota Magelang sebenarnya kaya dengan warisan kuliner jajanan yang otentik. Walakin, eksistensinya perlahan mulai tergerus dan menghilang. Sebut saja getuk dan wajik. Dua jajanan khas Kota Tidar itu kini hampir tidak bisa dibuat kalangan generasi muda.

Wanti (55) menggiling satu per satu bahan yang telah disediakan. Perempuan itu sudah bekerja selama bertahun-tahun di salah satu tempat jajanan getuk terkenal di Kota Magelang. Kesehariannya, dia membuat adonan makanan dari bahan singkong yang menghasilkan tekstur lembut dan pulen.

Getuk identik dengan Kota Magelang. Saat memperingati hari jadi, kota yang berada di pusat Pulau Jawa itu selalu konsisten menampilkan grebeg getuk.

”Pesanan paling banyak pas mau grebeg getuk hari jadi. Kalau hari-hari biasa ya normal saja,” kata Wanti saat dijumpai, Rabu (3/8).

Sebenarnya resep membuat getuk tidak terlalu sulit. Hanya saja, nenek 2 cucu itu mengakui, penerusnya tidak ada yang tertarik membuat jajanan itu.

”Anak-anak saya, nggak ada yang bisa buat getuk. Sudah tak ajarin, tapi nggak mau. Malah pilih beli, karena simpel,” ujarnya.

Untuk memopulerkan sekaligus mengenalkan lagi kepada generasi muda tentang jajanan khas ini, Pemkot Magelang menggelar Festival Getuk di Alun-alun pada 5-7 Agustus mendatang. Festival getuk ini menjadi yang perdana. Sebab sebelumnya, hanya ada grebeg getuk saja.

Tidak hanya itu, Pemkot Magelang juga mengolaborasikan festival getuk dengan Magelang Craft Expo tahun 2022. Jadi, tidak hanya jajanan khas yang ditampilkan, produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM) pun turut dipamerkan di Alun-alun.

”Kota Magelang terkenal dengan sebutan Kota Getuk. Sebenarnya banyak sekali produsen getuk di sini tetapi jarang terwadahi. Itu yang melatarbelakangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengadakan Festival Getuk 2022,” kata Pamong Budaya Ahli Muda, Disdikbud Kota Magelang, Agus Hartanto, kemarin.

Agus menyebutkan festival perdana ini akan diikuti 32 IKM getuk dari Kota Magelang dan daerah sekitar di Jawa Tengah. Melalui event ini diharapkan mampu mengerek popularitas jajanan khas Kota Magelang dan sektor pariwisata maupun budayanya.

“Harapan kami, Festival Getuk mampu menarik wisatawan tentang keanekaragaman jajanan khas, kuliner lokal, maupun produk IKM. Termasuk juga meningkatkan perekonomian, membangkitkan pelaku IKM agar terus melestarikan getuk sebagai makanan tradisional,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Syaifullah mengatakan, Magelang Craft Expo di tahun 2022 dikemas secara berbeda dengan mengolaborasikan festival getuk dan pameran produk lokal IKM.

”Pameran kriya dan kerajinan akan menampilkan beragam produk seperti batik, kayu, akrilik, tas, aneka rajut, sepatu, dan lain sebagainya. Untuk fashion, kita gandeng fashion designer untuk menampilkan rancangan busananya di atas panggung catwalk,” paparnya.

Ia menambahkan, khusus tahun ini rangkaian kegiatan ditambahi dengan fashion show. Selain itu, akan ada pentas seni dan budaya, workshop, seminar, festival kopi, dan aneka lomba.

”Macam-macam lomba, seperti menciptakan souvenir khas Kota Magelang, lomba mewarnai tingkat TK, lomba menggambar motif batik tingkat SD, dan lomba fotografi. Harapannya, event ini dapat membangkitkan ekonomi dan UMKM kita,” jelasnya. (wid)