KIM Wonosobo Harus Cerdas Digital

Era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dituntut lebih kreatif dan bijak
KIM. Era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dituntut lebih kreatif dan bijak.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 menjadikan arus keterbukaan informasi dan komunikasi publik sangatlah mudah diakses oleh masyarakat. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam pengelolaan informasi publik dituntut lebih kreatif dan bijak. Hal ini guna mewujudkan masyarakat yang cerdas digital.

“Di era revolusi industri 4.0 dan ditengah society 5.0, saya berharap KIM yang ada di setiap desa di Wonosobo mampu mengelola dan menyajikan informasi yang baik terutama dalam proses pembangunan dan pemerintahan Wonosobo,” ungkap Sekretaris Diskominfo Kabupaten Wonosobo, Winarningsih saat memberikan arahannya kepada KIM Desa di Ruang Rapat Diskominfo, Kamis (16/6/2022).

Menurutnya, KIM menjadi salah satu mitra Diskominfo yang memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan berbagai informasi di lingkup desa. KIM didorong untuk bergerak bersama memberikan informasi yang benar, aktual, dan faktual mengikuti kemajuan zaman dan teknologi.

“Untuk meningkatkan skill KIM, saya berharap KIM Wonosobo ikut andil dan berpartisipasi dalam Lomba Video Tingkat Provinsi, yang rencananya akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Aldhiana Kusumawati menekankan, KIM Wonosobo dituntut lebih kreatif dan menambah daya kritis guna menjadikan KIM yang memiliki dampak positif utamanya di desa. Aldhiana juga berpesan untuk berinvestasi literasi mengingat Indeks Literasi Kabupaten Wonosobo yang salah satunya dapat dilihat dari Tingkat Kegemaran Membaca baru mencapai 43.41% pada tahun 2020 dan  67.17%  pada tahun 2021.

Menurutnya, KIM Wonosobo mempunyai peran yang besar dalam upaya mengubah mindset masyarakat agar lebih berdaya. Maka, keberadaan KIM di Wonosobo harus diperluas lagi dan berbasis pada koordinasi, komunikasi serta kolaborasi yang kuat.

“Keberadaan KIM di Wonosobo lebih luas lagi bisa merambah seluruh desa dan kelurahan di Wonosobo, KIM sebagai wahana informasi penting untuk mengedukasi masyarakat desa di era serba digital ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat menekankan, pentingnya penguasaan informasi dan komunikasi secara luas mengikuti kemajuan zaman. KIM Wonosobo penting untuk menguasai informasi dan komunikasi, klarifikasi informasi hoax kepada masyarakat juga merupakan tugas KIM.

“Kelak KIM akan menjadi rujukan utama informasi di tingkat desa/ kelurahan,” pintanya.

Guna meningkatkan keterampilan dan kreatifitas dalam membuat konten di media sosial, peserta juga dikenalkan aplikasi online dilanjutkan dengan praktik bersama. Kedepan kegiatan ini akan dilanjutkan dengan serial peningkatan kapasitas lainnya. (gus)