Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid di Purworejo Terus Meningkat

VAKSINASI. Sejumlah warga menjalani vaksinasi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo, kemarin. (Foto: eko)
VAKSINASI. Sejumlah warga menjalani vaksinasi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo, kemarin. (Foto: eko)

MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO – Polres Purworejo bersama Kodim 0708/ Purworejo dan Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar Serbuan Vakninasi Nasional TNI-Polri dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-75 Tahun 2021. Pada vaksinasi masal ini ada 4.100 penerima vaksin, sebanyak 3.000 dosis dibagi ke 27 puskesmas dan sisanya sebanyak 1.100 dosis vaksin disuntikkan kepada penerima di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo, Sabtu (26/6).

Vaksinasi dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito SIK SH MSi. Turut mendampingi Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Dandim 0708 Letkol Inf Lukman Hakim SSos MSi dan Forkopimcam Kutoarjo.

Kapolres Purworejo menerangkan, Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri berlangsung serentak di 34 wilayah Polda.  Pelaksanaan di Kabupaten Purworejo diharapkan dapat mendukung percepatan program vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Ingat lho, rasio keterisian tempat tidur rumah sakit (Bad Occopancy Rate) di Kabupaten Purworejo terus meningkat. Jangan sampai terlambat, ini perlu menjadi perhatian kita bersama, tidak hanya bertumpu pada pemerintah daerah semata, namun harus didukung dengan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan prokes, kita harus belajar dari kasus yang ada di Kudus,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan selamat kepada keluarga besar Polri yang memperingati Hari Bhayangkara ke-75. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih karena peringatan Hari Bhayangkara diisi dengan kegiatan yang sangat positif dalam kemasan kegiatan Serbuan Vaksinasi TNI-Polri.

Diungkapkan, setelah setahun lebih diterpa badai pandemi Covid-19, ternyata kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo dan di seluruh wilayah di Indonesia yang sudah sempat melandai, kembali meningkat. Bahkan, kini sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah menjadi zona merah Covid-19, termasuk Kabupaten Purworejo.

Artikel Menarik Lainnya :  DPU PR Purworejo Atasi Kerusakan Jembatan Sedayu 3

“Belajar dari pengalaman, kita harus terus mengingatkan masyarakat untuk tidak bersikap abai dan menyepelekan pandemi ini. Semua harus terus disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegasnya.

Bupati mengatakan, selain menerapkan potokol kesehatan, program vaksinasi di Kabupaten Purworejo juga telah dilaksanakan dengan capaian vaksinasi kumulatif dosis pertama sebesar 34 persen dan dosis kedua 50,9 persen.

“Dengan adanya kegiatan Serbuan Vaksinasi TNI-Polri ini, diharapkan semakin meningkatkan jumlah warga yang mendapatkan vaksinasi, agar segera terbentuk kekebalan komunal (herd community),” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini Kabupaten Purworejo kembali memperpanjang pemberlakuan PPKM Mikro. Oleh karena itu, Bupati berharap aparat pemerintahdidukung Babinsa dan Babinkamtibmas tetap mengaktifkan jogo tonggo. Dengan demikian apabila ada warga yang terpapar dapat ditangani dengan baik dan tidak meluas.

“Tolong diingat ya, bagi yang sudah divaksin tidak otomatis kebal dari Covid-19, jadi orang yang divaksin tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat juga,tidak boleh nglokro. Saya sudah perintahkan Satgas Covid-19 agar bertindak tegas di lapangan terhadap pelanggar protokol kesehatan. Operasi yustisi gabungan bersama aparat TNI-Polri akan terus digalakkan, untuk mengingatkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (top)