Keren! 6 Pemanjat Cilik Ini Kibarkan Merah Putih Raksasa di Jembatan Sekrikil

KIBARKAN. Enam pemanjat tebing cilik mengibarkan bendera raksasa di Jembatan Sekrikil Parakan Temanggung Rabu kemarin. (Foto:Setyo wuwuh/temanggung ekspres)
KIBARKAN. Enam pemanjat tebing cilik mengibarkan bendera raksasa di Jembatan Sekrikil Parakan Temanggung Rabu kemarin. (Foto:Setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Enam pemanjat tebing yang tergabung dalam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Temanggung mengibarkan bendera merah putih raksasa di jembatan gantung Sekrikil Desa Wanutengah Kecamatan Parakan, Rabu (17/8).

Salah satu instruktur Sekolah Panjat Tebing Tlaten Suhendar mengatakan, bendera raksasa yang dikibarkan di Jembatan Sekrikil ini berukuran 30 meter kali 10 meter, pengerjaan bendera sendiri dilakukan secara mandiri.

“Ukurannya besar, butuh keterampilan khusus untuk mengibarkan bendera dengan ukuran sebesar ini, apalagi pengibarannya di jembata gantung,” katanya, Rabu (16/8).

Ia menyebutkan, enam pemanjat tebing cilik ini berasal dari beberapa sekolah di Temanggung, di antaranya, Rainaldo Ibrahim siswa kelas 7, Laksmita Aldea kelas 5 SD, Muhammad Windu Aji kelas 6 MI, Sofyan Dika kelas 4 SD, Anandya Desvita kelas 6 dan Erina Candraningtyas kelas 4 SD.

Dikatakan, ke enam siswa ini memang secara rutin berlatih teknik panjat tebing dengan baik, sehingga untuk pelaksanaan pengibaran bendera merah putih raksasa ini hanya butuh waktu 3 hari saja.

“Memang persiapannya singkat, mereka berlatih langsung di jembatan Sekrikil sebelum pelaksanaan hari ini,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya memang sengaja memberikan kesempatan pengibaran bendera merah putih ini kepada anak-anak usia muda, dengan harapan bisa memupuk rasa nasionalisme kepada mereka dan anak-anak seusia mereka.

“Kita tanamkan jiwa nasionalisme melalui kegiatan ini,harapannya mereka bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anak seusia mereka,” harapnya.

Salah satu pengibar bendera merah putih Rainaldo Ibrahim menuturkan, kesempatan mengibarkan bendera raksasa ini tidak disia-siakan, karena sangat langka dan hanya bisa dilakukan pada even tertentu saja.

“Saya merasa bangga ditunjuk untuk mengibarkan bendera merah putih raksasa dengan cara seperti ini,” tuturnya.

Ia mengakui, baru pertama kali mengibarkan bendera merah putih saat HUT RI, kenangan ini bakal tidak terlupakan dan akan selalu diingatnya.

“Bakal menjadi kenangan yang tidak terlupakan, ini sangat berkesan bagi saya dan teman-teman,” ungkapnya. (set)