Kementan Optimalkan Lahan Rawa sebagai Food Estate

PARA petani sedang menikmati hasil pananen dari lahan rawa yang sudah disulap menjadi Food Estate

MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan lahan rawa yang merupakan bagian dalam Food Estate Kalimantan Tengah. Sampai saat ini, dari lahan seluas 30 hektare (ha), 25 Ha sudah ditanami tanaman padi.

Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menjelaskan, pihaknya berusaha mengoptimalkan lahan rawa dengan tata kelola yang baik.

“Tahun 2020, kita mencoba optimalisasi lahan rawa di Kalteng seluas 30 hektare eks PLG. Sampai saat ini, sudah ditanami kurang lebih 25 ribu hektare,” ujarnya dalam video daring, kemarin (18/3).

Indonesia memiliki lahan rawa seluas kurang lebih 34 juta hektare. Kurang lebih 17 ha dapat digunakan sebagai lahan produktif pertanian.

Berdasarkan hasil penelitian para ahli, ada kurang lebih 17 juta hektare yang dapat digunakan sebagai lahan pertanian produktif. Dengan demikian, dari yang biasa tanam satu kali menjadi dua kali, atau yang duka kali menjadi tiga kali.

Selain manajemen air yang baik, pihaknya juga menerapkan teknologi terkini, sehingga hasil produksi dapat meningkat signifikan. Sehingga jika biasanya panen padi hanya 2-3 ton per ha, bisa di atas 5 ton per ha. ”Nah, ini artinya dari sisi produktivitas bisa meningkat,” tukasnya. (din/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Semester I 2021 BPJamsostek Magelang Cairkan Klaim Rp191 Miliar