Kematian Akibat Covid-19 di Purworejo Tambah 3 Kasus

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama SSTP MM, menginformasikan ada penambahan 8 kasus konfirmasi positif Covid-19 dan 3 pasien meninggal dunia (MD) pada Selasa (27/4).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama SSTP MM, menginformasikan ada penambahan 8 kasus konfirmasi positif Covid-19 dan 3 pasien meninggal dunia (MD) pada Selasa (27/4).

MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo masih fluktuatif, kadang naik dan kadang turun. Kasus kematian akibat Covid-19 juga masih terus bertambah meski tidak siginifikan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama SSTP MM, menginformasikan ada penambahan 8 kasus konfirmasi positif Covid-19 dan 3 pasien meninggal dunia (MD) pada Selasa (27/4).

Dengan demikian, total konfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini sebanyak 6.043 kasus. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh/selesai isolasi bertambah, menjadi 5.528 orang.

“Total kematian akibat Covid-19 sampai saat ini sebanyak 207 kasus,” sebutnya.

Sementara itu, pasien yang menjalani rawat inap berkurang, menjadi 26 orang. Berikutnya yang masih isolasi mandiri sebanyak 282 orang.

“Untuk total swab yang dilakukan sudah 25.276 kali. Hasil swab negatif ada 18.362 dan yang sedang menunggu hasil swab 184 orang,” jelasnya.

Diungkapkan, kasus konfirmasi positif masih fluktuatif, tetapi menunjukkan tren penurunan sejak awal Januari 2021. Berdasarkan grafik yang ada diketahui, kenaikan signifikan sempat terjadi pada pekan kedua dan ketiga Januari.

“Namun, angkanya terus turun sampai saat ini,” ungkapnya.

Meski sudah ada vaksinasi, lanjutnya, Pemkab terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak abai menerapkan 5M, yakni Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dengan benar, menjaga jarak minimal 1,5 meter, membatasi mobilitas di tempat umum, dan menjauhi kerumunan atau keramaian.

“Masyarakat juga harus rajin beraktivitas fisik atau olahraga untuk menguatkan daya tahan tubuh,” tegasnya. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Melongok Gerak Kereta Api Menerobos Pandemi