Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Magelang Capai 10,81 Persen

RAPID TEST. Seorang tenaga kesehatan di rumah sakit Kota Magelang menjalani rapid test.
RAPID TEST. Seorang tenaga kesehatan di rumah sakit Kota Magelang menjalani rapid test.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Kasus kematian berkaitan dengan Covid-19 di Kota Magelang kembali bertambah. Hingga Rabu (12/8) pukul 12.00 WIB laman Dinas Kesehatan Kota Magelang mencatat tambahan satu orang meninggal dunia, berstatus suspek Covid-19. Total kasus kematian di Kota Magelang berkaitan dengan virus corona menjadi 22 orang.

Pasien konfirmasi positif Covid-19 juga bertambah dibanding dengan Selasa (11/8) lalu, saat ini ada penambahan dua kasus sehingga totalnya menjadi 74 kasus. Di sisi lain, angka kesembuhan juga bertambah, menjadi 45 orang, dirawat 10 orang, dan menjalani isolasi mandiri sebanyak 11 orang. Untuk kasus kematian pasien positif tercatat 8 orang.

Status probable masih stagnan, sebanyak lima orang yang seluruhnya meninggal dunia. Sedangkan kasus suspek, Dinkes Kota Magelang mencatat 430 kasus, dengan rincian 404 discarded, dirawat 16 orang, isolasi mandiri 10 orang. Sementara kasus discarded meninggal sebanyak 9 orang.

Plt Kepala Dinkes Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto mengatakan, kasus suspek dengan korban meninggal dunia berdasarkan kelurahan terbanyak adalah Kedungsari sebanyak tiga kasus. Kemudian Magersari 2 kasus, dan masing-masing satu kasus yakni Rejowinangun Selatan, Gelangan, Kemirirejo, dan Kelurahan Panjang.

“Sebagian besar yang meninggal dunia punya kormobid (penyakit penyerta) seperti hipertensi, diabetes, usia lanjut, dan lainnya,” katanya.

Baca Juga
Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Magelang Mencapai 60 Persen

Majid menambahkan dua kasus positif baru yang terjadi ini adalah pasien suspek yang tengah dirawat di RST dr Soedjono Magelang. Kemudian seorang lagi merupakan kontak erat dari salah satu pasien positif yang dirawat di RSJ dr Seorojo.

“Pasien yang dirawat di RSJ ini sudah meninggal dunia tetapi menulari kontak erat. Setelah kita tes PCR, dia dinyatakan positif konfirmasi sehingga total saat ini ada 74 kasus ditemukan,” paparnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Dana Rp30 Juta Per RT Diprioritaskan untuk Pemberdayaan, Bukan Kegiatan Fisik

Majid merinci, kelima pasien probable yang keseluruhannya meninggal dunia ini berasal dari dua kelurahan. Sebanyak 4 orang asal Kemirirejo, Magelang Tengah, dan satu orang dari Kelurahan Rejowinangun Utara, Magelang Tengah.

Kemudian, pasien terkonfirmasi yang meninggal dunia, kata dia, sebanyak 8 orang. Terdiri dari Kelurahan Kemirirejo menjadi tiga orang, asal Kedungsari dua orang, satu orang masing-masing asal Gelangan, Magersari, dan Jurangombo Selatan.

Sementara itu, persentase angka kematian pada kasus positif Covid-19 mencapai 10,81 persen. Sedangkan angka kematian kasus suspek sebesar 2,09 persen.

Khusus kasus suspek discarded cukup tinggi yakni mencapai 93,95 persen. Demikian halnya dengan persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Magelang yang mencapai 60,81 persen.

Untuk diketahui, discarded adalah kontak erat yang telah menyelesaikan masa karantina selama 14 hari dengan hasil pemeriksaan RT-PCR dua kali negatif selama dua hari berturut-turut dengan selang waktu lebih dari 24 jam. (wid)