Kasus Kematian Covid-19 di Temanggung Didominasi Lansia

Kasus Kematian Covid-19 di Temanggung Didominasi Lansia
Salah seorang petugas medis tengah memberikan vaksinasi booster kepada warga masyarakat di Kabupaten Temanggung.Foto: rizal ifan chanaris.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKPRES.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung mengkonfirmasi bahwa Covid-19 masih menjadi perhatian khusus. Pasalnya, masih ada saja kasus kematian akibat serangan virus tersebut.

Hal itu disampaikan Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Sugiharti. Pihaknya mengungkapkan, terhitung hingga tanggal 19 April 2022 tercatat ada 3.131 kasus yang terkonfirmasi dengan 56 jumlah kematian.

Sedangkan berdasarkan klasifikasi usia, di tahun 2022 ini kematian masih didominasi oleh kalangan lanjut usia atau lansia yang menyumbang 42 kasus.

“Hingga April 2022 ini sudah ada 3.131 kasus dengan tingkat kematian mencapai 56 kasus. Sebagai refleksi, tahun 2021 lalu tercatat total 9.241 kasus terkonfirmasi dengan 475 kematian. Sedangkan tahun 2020 terkonfirmasi 2.636 kasus dengan 89 kasus kematian,” bebernya, Kamis (21/4).

Sugiharti menambahkan, Dinkes mencatat, sejauh ini terdapat beberapa penyebab kematian pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan komorbid di Kabupaten Temanggung. Yakni diabetes militus sebanyak 24 kasus, hipertensi 18 kasus, gagal ginjal 10 kasus, stroke 9 kasus, jantung dan pneumonia masing-masing 7 kasus, dan TB paru 1 kasus.

“Sejak awal munculnya kasus Covid-19 dan berada dalam masa pandemi, di Kabupaten Temanggung tercatat sudah ada total 15.046 kasus terkonfirmasi positif dengan tingkat kesembuhan sebanyak 14.404 kasus, dan 620 kematian. Dari 20 kecamatan yang ada, Kecamatan Temanggung mencatatkan data terbanyak karena memang jumlah penduduk yang lebih padat dibanding kecamatan lain,” bebernya.

Pihaknya menghimbau, guna menekan laju penyebaran serta penularan Covid-19, pihaknya terus intens untuk melakukan upaya pencegahan seperti terus menggelar vaksinasi dosis ketiga atau booster di berbagai lokasi mengingat capaiannya sampai sekarang masih di angka 10,61 persen dengan cakupan 66.224 orang.

“Padahal target kami sampai akhir April 2022 atau menjelang Lebaran adalah 30 persen. Kami butuh dukung masyarakat untuk perpartisipasi bersama-sama dalam menangkal penularan Covid-19. Mari sukseskan program vaksinasi dosis booster,” pintanya. (riz)