Kampung Pancasila Dusun Ngepoh di Desa Badran Diresmikan

TANDA TANGAN. Sekda Kabupaten Temanggung Agung Prabowo menandatangani peresmian Kampung Pancasila di Dusun Ngepoh Desa Badran, Senin (6/6).(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
TANDA TANGAN. Sekda Kabupaten Temanggung Agung Prabowo menandatangani peresmian Kampung Pancasila di Dusun Ngepoh Desa Badran, Senin (6/6).(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Keberagaman penduduk di Dusun Ngepoh Desa Badran Kecamatan Kranggan, menjadi salah satu alasan kuat bagi dusun tersebut dinobatkan sebagai Kampung Pancasila.

“Penduduk di Dusun Ngepoh ini sangat beragam, berasal dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Kepala Desa Badran Nopirmansyah usai peresmian Desa Pancasila di Dusun setempat, Senin (6/6).

Bahkan katanya, Dusun Ngepoh ini disebut-sebut sebagai Indonesia kecil di Temanggung, sebab ada salah satu perumahan yang warganya berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Salah satunya di perumahan Korpri, warganya berasal dari berbagai daerah, ada yang dari Sumatera, Kalimantan, dan lainnya. Pokoknya sangat komplit, sehingga sering disebut sebagai Indonesia kecil,” terangnya.

Selain alasan tersebut, di Desa Badran sebagian besar adalah pemeluk agama Islam tapi berasal dari berbagai organisasi agama. Namun demikian selama ini tetap guyub dan rukun dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan ibadah.

“Ada NU, Muhamaddiyah, MTA dan yang lainnya, masjidnya saja ada tujuh, tapi masyarakat kami sangat rukun, tidak membedakan dari organisasi mana,” katanya.

Dikatakan, dengan diresmikannya sebagai Kampung Pancasila ini, ke depan masyarakat akan semakin mengerti dan memahami arti penting Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat bisa menjadi contoh bagi masyarakat desa lain dalam menjalankan kerukunan dalam bermasyarakat.

Sementara itu Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Inf Denver Harriadhy Napu mengatakan, Kampung Pancasila sendiri merupakan program yang digagas oleh TNI AD, di mana setiap kabupaten/kota akan ada  lokasi yang akan dijadikan rider Kampung Pancasila. Tujuannya untuk menjaga segala dinamika di dalam masyarakat, serta menjaga tetap utuhnya persatuan dan kesatuan bangsa dan terus terciptanya kerukunan antar masyarakat dan pemeluk Agama.

Di Temanggung sendiri sampai saat ini sudah ada 9 Kampung Pancasila, dari rencananya akan ada 20 Kampung Pancasila di Temanggung.

“Desa Badran ini yang ke 9, masih ada 11 Kampung Pancasila yang akan diresmikan,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya Kaampung Pancasila ini masyarakat bisa memahami nilai Pancasila dan mengaplikasn dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan yang ada di Desa Badran ini bisa menjadi contoh bagi warga lainnya, sehingga bisa menjadi edukasi bagi masyarakat lainnya. Kegiatan budaya juga dapat mengambarkan bagaimana penerapan nilai-nilai saling menghargai satu dengan yang lainnya,” katanya. (set)