Kalahkan Forkopimda, Tim Bola Popda Wonosobo Siap Bertarung di Tingkat Karesidenan

POPDA. Dukung tim sepakbola Popda Wonosobo, jajaran forkopimda gelar pertandingan persahabatan di Alun-alun Wonosobo.
POPDA. Dukung tim sepakbola Popda Wonosobo, jajaran forkopimda gelar pertandingan persahabatan di Alun-alun Wonosobo.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM-Tim sepak bola juara Popda 2022 tingkat kabupaten bertanding melawan tim Forkopimda Wonosobo. Pertandingan tersebut sebagai bentuk motivasi kepada gabungan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Kertek, sebelum bertarung di tingkat karisidenan kedu.

Tim sepakbola dari forkopimda dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam pertandingan 2 x 45 menit yang digelar di alun-alun Wonosobo itu, tim Popda Wonosobo berhasil mengalahkan forkopimda dengan skor 2-0.

Kepala Disdikpora Kabupaten Wonosobo, Tono Prihartono menyampaikan, pemkab  mendukung dan mendorong penuh atlet olahraga Wonosobo untuk berprestasi dalam berbagai cabang olahraga. Setelah ajang Popda 2022 selesai, nantinya para atlet terbaik akan dikirim ke tingkat karesidenan dengan sistem penyeleksian yang lebih ketat. Selain itu, Tono juga berharap agar pembinaan kepada sekolah bola atau klub yang terdapat di Wonosobo lebih berkembang dan menyiapkan diri lebih serius.

“Pemda bersama forkopimda mendukung penuh perkembangan prestasi semua cabang olahraga di Wonosobo. Salah satunya dengan melaksanakan pertandingan persahabatan ini, sebagai upaya menyiapkan bibit atlet ke tingkat yang lebih tinggi,” ucapnya.

Menurutnya, upaya pengembangan talenta berbakat di bidang olahraga sepakbola, selanjutnya akan dikoneksikan dengan ASKAB PSSI Wonosobo sebagai induk utama pembinaan sepakbola di Kabupaten Wonosobo.

“Saya kira untuk pembinaan lanjutan, nanti Askab Wonosobo yang akan mengawal, sehingga berkesimabungan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemuda dan Olahraga Disdikpora, Robi Zakaria menambahkan, atlet yang akan diberangkatkan ke ajang bergengsi tingkat karesidenan pada 23 hingga 26 Mei 2022 mendatang, terdiri dari kelompok umur kelahiran 2005, 2006, dan 2007.

“Pembinaan dikelompokkan menjadi 2, tingkat SD dan tingkat SMP dalam kurun waktu 1 sampai 2 bulan secara intens dan maksimal. Kita berharap akan mampu meraih hasil maksimal di tingkat karesidenan,” pungkasnya. (gus)