Jemaah Haji Tiba di Wonosobo 11 Agustus 2022

Jemaah Haji Tiba di Wonosobo 11 Agustus 2022
Pemkab Wonosobo gelar rapat koordinasi penyambutan jemaah haji asal Wonosobo yang akan tiba pada 11 Agustus 2022 mendatang.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Sebanyak 253 jemaah haji yang terbagi dalam dua kloter, dijadwalkan tiba di Wonosobo pada 11 Agustus 2022 mendatang. Tidak ada karantina khusus bagi jemaah haji, namun pengawasan terhadap kondisi kesehatan akan dilakukan semaksimal mungkin.

Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar menyampaikan, sebagai tamu Allah kepulangannya harus disyukuri. Salah satunya dengan penyambutan yang agamis, hangat dan meriah. Sehingga lebih terkesan dan dirasakan oleh keluarga dan masyarakat Wonosobo pada umumnya.

“Kita sambut bersama tamu Allah dengan baik dan lebih meriah. Semoga kepulangannya membawa keberkahan untuk masyarakat Wonosobo, penyambutan yang sakral, religius, dan meriah penting untuk dilakukan sebagai bentuk penghormatan,”katanya.

Menurutnya, dari informasi petugas yang mengawal jamaah haji asal Wonosobo, secara umum jamaah dalam kondisi yang baik. Pihaknya berharap akan kembali dalam kondisi sehat pada tanggal 11 Agustus mendatang.

“Kita berdoa semua kembali dalam kondisi sehat untuk bertemu keluarga dan lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, H Ahmad Farid mengatakan, selain di Tanah Suci, pelayanan bagi jemaah haji juga dilakukan secara maksimal, termasuk layanan kesehatan, sehingga kesehatannya akan selalu terpantau.
“Pelayanan pemulangan jemaah haji dilakukan dengan seoptimal mungkin, termasuk penanganan kesehatan,” ujarnya.

Dijelaskan, jemaah haji kloter 38 akan diberangkatkan dari Tanah Suci pada Rabu, 10 Agustus 2022 pukul 15.45 WIB. Diperkirakan tiba di Bandara Adi Soemarmo Kamis, 11 Agustus 2022 pukul 08.40 WIB. Selanjutnya, akan diberangkatkan ke Wonosobo pukul 10.40 WIB dan diperkirakan tiba pada 14.40 WIB. Sedangkan, kloter 39 tiba di pendopo pada 20.00 WIB.

“Keluarga jemaah haji yang akan melakukan penjemputan harus disertai surat undangan yang dikeluarkan Kemenag dan menggunakan kartu pengambilan barang yang disiapkan panitia,” pungkasnya. (gus)