Jelang Lebaran, Dishub Kabupaten Magelang Intensif Kontrol Bus

PEMERIKSAAN. Bus yang dijadikan angkutan umum selama Lebaran 1443 H, diperiksa intensif oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang.
PEMERIKSAAN. Bus yang dijadikan angkutan umum selama Lebaran 1443 H, diperiksa intensif oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang.

MAGELANG, MAGELANGEKPRES.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magelang intensif mengontrol semua bus yang akan dijadikan angkutan umum selama Lebaran 1443 H. Hal tersebut dilakukan agar yang dioperasikan untuk arus mudik semua laik jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Imam Basori menyebutkan, kondisi angkutan umum yang dikontrol kondisinya meliputi bus antarkota dalam provinsi (AKDP), antarkota antar provinsi (AKAP), serta bus pariwisata.

Hal tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi penumpang, khususnya dalam momentum mudik Lebaran.

“Kegiatan dilaksanakan selama empat hari (18-21 April 2022). Petugas penguji (Ramp Check) memiliki kompetensi. Mereka telah memiliki lisensi,” ucap Imam Basori.

Secara teknis para penguji dibagi menjadi empat tim. Dalam sehari, setiap tim akan mendatangi garasi pool tiga PO bus.Sasaran pemeriksaan meliputi rem harus berfungsi baik, ban tidak gundul, buku keur, dan buku pengawas.

“Kemudian lampu utama, lampu rem dan lampu riting (sign lamp). Termasuk ketersediaan palu pemecah kaca dan alat pemadam api,” terang Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Magelang, Ismail Deu.

Tim mendatangi garasi milik 12 PO (perusahaan otobis) meliputi Maranatha, Rejeki Tani, Wahyu Abadi, Sanjaya Transport, Ramayana Indo Transport, Barokah Transjaya, Karunia Jasa Jaya, Sari Buah, Putra Sabuk Gunung, Remaja Elegan Sejahtera, Juang Daya Utama dan PO Adi Prabowo Trans.

Kepala Seksi Sarana Prasarana Dishub Kabupaten Magelang, Kadar Sumantri, menjelaskan, pemeriksaan hanya dilakukan pada bus yang ada di masing-masing garasi pool. Sebab sebagian besar armada sudah dijual ke PO lain.

“Ada juga bus yang tersisa di garasi sedang diperbaiki, yang tidak akan dioperasikan untuk angkutan lebaran,” jelas Kadar Sumantri.(cha)