Jangan Khawatir! Warga Terdampak Covid-19 di Temanggung Bakal Dapat Jatah Beras Gratis

BERAS. Sejumlah anggota Polres Temanggung mengemas beras yang akan dibagikan kepada warga kurang mampu di wilayah hukum Polres Temanggung. (foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
BERAS. Sejumlah anggota Polres Temanggung mengemas beras yang akan dibagikan kepada warga kurang mampu di wilayah hukum Polres Temanggung. (foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Untuk meringankan beban warga kurang mampu dan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman), beras sebanyak 1 ton akan dibagikan secara gratis melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Jumat (16/7).

“Distribusi sengaja kami lakukan melalui Bhabimkamtibmas dan Babinsa, karena mereka sudah lebih mengenal dan mengetahui masyarakat yang membutuhkan,” terang Kaplores Temanggung AKBP Burhanudin, Jumat (16/7).

Dikatakan, selain kedua sasaran tersebut, bantuan beras ini juga akan diberikan kepada pedagang kecil dan karyawan yang terimbas  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM) Darurat .

Menurut Kapolres, di masa PPKM Darurat ini, banyak sekali masyarakat yang terkena dampaknya, sehingga bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban mereka.

“Hampir semua lapisan masyarakat merasakan dampak yang sama, oleh karena itu kami berusaha membantu,” katanya.

Sementara itu Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol CZI Kurniawan Hartanto menambahkan, sinergitas TNI Polri dalam medistribusikan bantuan ini agar bantuan bisa lebih cepat.

“Dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini bantuan akan lebih cepat sampai kepada yang membutuhkan, karena mereka memang sudah mengenal wilayah mereka,” katanya.

Dandim menuturkan, program pemerintah saat ini harus cepat, sehingga dengan memanfaatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini percepatan pemberian bantuan bisa langsung dilakukan.

“Kalau memanfaatkan birokrasi pemerintahan bisa lebih lambat, padahal saat ini masyarakat sudah sangat membutuhkan, sinergitas TNI Polri ini bisa membantu pemerintah daerah dalam mengatasi pandemi Covid-19,” harapnya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  13.000 Ha Lahan Kritis di Temanggung Butuh Penanganan Serius