Janda Tiga Anak Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah Kontrakannya. Ada Luka di Kaki dan Dada

Petugas Kepolisian melakukan evakuasi terhadap jasad seorang perempuan yang tewas di rumah kontrakannya di Kelurahan Semawung Daleman Kecamatan Kutoarjo, kemarin. (Foto: eko)
EVAKUASI. Petugas Kepolisian melakukan evakuasi terhadap jasad seorang perempuan yang tewas di rumah kontrakannya di Kelurahan Semawung Daleman Kecamatan Kutoarjo, kemarin. (Foto: eko)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Seorang perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah rumah kontrakan di Dusun Anglik Selatan RT 02 RW 07 Kelurahan Semawung Daleman Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo, Jumat (12/11) sekitar pukul 12.30 WIB. Diduga perempuan tersebut menjadi korban pembunuhan.

Informasi dari ketua RT setempat, Laksono Puji Winoto, menyebutkan bahwa korban bernama Mujiyani (44), warga Desa Megulung Kidul Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo.

“KTP-nya tercatat sebagai warga Desa Megulung Kidul Kecamatan Pituruh,” kata Laksono.

Korban diketahui berstatus janda dan memiliki tiga orang anak. Korban telah tinggal sendirian di rumah kontraktan tersebut selama lebih kurang dua bulan.

“Sudah pernah saya tanyakan untuk kesehariannya apa, dia (korban) cuma jawab wiraswasta gitu. Kalau kesehariannya selama ini baik. Tidak ada permasalahan di lingkungan,” sebutnya.

Sepengetahuan Laksono, selama ini jarang sekali ada tamu datang ke kontrakan korban.

“Dapat dikatakan tidak ada lah tamu ke sini,” imbuhnya.

Kapolres Purworejo saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Kutoarjo AKP Markotib, menerangkan bahwa jasad korban kali pertama ditemukan oleh Yusnan Zainuri (29) dan istrinya, Eka Nova Ariyanti (27), yang merupakan menantu dan anak korban.

Petugas Kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad seorang perempuan di Kelurahan Semawung Daleman Kecamatan Kutoarjo, kemarin. (Foto: eko)
OLAH TKP. Petugas Kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad seorang perempuan di Kelurahan Semawung Daleman Kecamatan Kutoarjo, kemarin. (Foto: eko)

“Saat itu kedua saksi mengunjungi korban di kos-kosannya. Ketika masuk rumah, keduanya mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dalam posisi tengkurap. Ada luka di kaki dan dada korban,” terang Markotib.

Melihat itu, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pemilik kontrakan dan melaporkannya ke Polsek Kutoarjo. Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Kutoarjo dan Tim Inafis Polres Purworejo datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya korban dievakuasi ke salah satu rumah sakit di Purworejo.

“Saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  27 PWNU Siap Gelar Muktamar 17 Desember

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agus Budi Yuwono, menambahkan bahwa timnya sudah bergerak untuk melakukan penyelidikan secara intensif. Namun, belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban dan terduga pelakunya.

“Ada satu senjata tajam di TKP. Tapi ini masih indikasi ya, apakah itu alat bukti yang digunakan, atau tidak,” tandasnya. (top)