Inilah Penyebab Lapas Tangerang Terbakar, 41 Narapidana Tewas

Sebanyak 41 korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, merupakan narapidana. Ilustrasi (Arsip Istimewa)
Sebanyak 41 korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, merupakan narapidana. Ilustrasi (Arsip Istimewa)

TANGERANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Kebakaran terjadi di Lapas Klas I Tangerang, Rabu (8/9) dini hari. Sebanyak 41 orang narapidana dikabarkan tewas dalam peristiwa tersebut. Ada juga 73 tahanan dikabarkan menjadi korban dan delapan mengalami luka berat.

Api yang membakar Lapas di Jalan Veteran, Kota Tangerang, Banten ini terjadi sekira pukul 01.45 WIB. Pihak berwajib juga belum memberikan penjelasan ihwal penyebab kebakaran tersebut.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran langsung meninjau lokasi kebakaran tersebut. Pihaknya juga masih menyelediki penyebab kebakaran tersebut. Kebakaran, terjadi di salah satu blok di dalam Lapas.

“Iya benar tadi sekitar pukul 01.45 WIB ada kebakaran di dalam Lapas Kelas I Tangerang yang terjadi di blok C2. Dan akibat kejadian tersebut ada korban luka dan meninggal. Korban meninggalnya berjumlah 41 orang dan puluhan lainnya luka-luka,” bebernya.

Saat ini, situasi dilokasi sudah kondusif. Api yang berkobar juga telah padam.

“Kebakaran dugaan awalnya terjadi karena konsleting listrik. Dan kebakaran itu terjadi selama kurang lebih 2 jam dan sekarang sudah bisa diatasi oleh petugas damkar dan petugas dari Dirjen Pas dan juga kepolisian,” tandasnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membuka hotline untuk keluarga tahanan di Lapas Kelas 1 Tangerang yang ingin mengetahui kondisi keluarganya yang sedang menjalani masa tahanan.

“Kami juga sudah memiliki call center, silahkan keluarganya untuk menghubungi call center 081383557758,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Kemenkumham Rika Apriyanti, dalam keterangannya Rabu (8/9).

Rika mengatakan, pihak keluarga narapidana dapat menghubungi nomor tersebut untuk mendapatkan informasi dari Lapas Kelas 1 Tangerang terkait kondisi keluarganya.“Kami membuka seluas-luasnya kepada keluarga yang ingin mengetahui kondisi dari warga binaan keluarganya yang menjalankan pidana di Lapas Kelas 1 Tangerang,” ujar Rika. (riz/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Masih Anggota Polri, Irjen Napoleon Lebih Leluasa Menganiaya Muhammad Kece