Inilah Kondisi Dua Warga Paruh Baya yang Masih Terjebak Lahar Dingin Semeru…

Dua Warga Paruh Baya yang Masih Terjebak Lahar Dingin Semeru
Dua Warga Paruh Baya yang Masih Terjebak Lahar Dingin Semeru

MAGELANGEKSPRES.COM, LUMAJANG – DUA warga paruh baya asal Desa Bades, Buang (50) dan Suara (65) terjebak lahar banjir lahar dingin Gunung Semeru di daerah pertambangan Rotary Screem, Desa Gonduruso, Kabupaten Lumajang sejak Minggu (2/1) malam. Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo mengatakan, petugas masih berusaha mengevakuasi dua warga bersama empat ekor ternaknya yang terjebak di aliran lahar dingin Gunung Semeru.

“Ada dua orang bersama kerbaunya yang merupakan warga Desa Bades, Kecamatan Pasirian, terjebak lahar dingin Semeru. Kondisi mereka sehat,” kata Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo dilansir dari laman Jawa Pos, Senin (3/1).

Danramil Pasirian Kapten Arm Ony Arianto dalam video yang dikirimkan ke sejumlah wartawan pada Minggu malam mengatakan, pihaknya bersama bhabinsa dan relawan berada di aliran Sungai Regoyo di Desa Bades, Kecamatan Pasirian.

“Kami berusaha mengevakuasi dua warga Desa Bades di seberang sungai yang dilalui lahar dingin Gunung Semeru. Namun, arus masih cukup deras,” kata Ony.

Menurut dia, petugas juga mempertimbangkan faktor keselamatan relawan yang akan mengevakuasi dua warga Desa Bades tersebut. Sebab, posisinya sangat curam dan mengkhawatirkan.

“Arus sungai yang dilalui lahar dingin masih cukup deras, sehingga kami akan melihat situasi terlebih dahulu untuk mengevakuasi. Namun, dipastikan kondisi kedua warga baik-baik saja di seberang sungai,” tutur Ony.

Sejumlah perlengkapan untuk mengevakuasi sudah dipersiapkan dengan baik dan keamanan relawan dalam penyelamatan tersebut juga dipertimbangkan dengan matang. Sehingga, petugas menunggu debit arus sungai yang dilalui lahar dingin Semeru tidak terlalu deras.

Berdasar data BPBD Lumajang, pada lokasi tambang Rotary terpantau secara visual dua alat berat terjebak dalam aliran lahar dingin Gunung Semeru. Namun, menurut warga setempat operator berhasil melakukan evakuasi untuk menyelamatkan diri dari terjangan banjir lahar dingin.

Artikel Menarik Lainnya :  Dari Penjara Ferdinand Hutahaean Minta Maaf Melalui Surat. Inilah Isi Suratnya...

Masyarakat diminta mewaspadai jebolnya tanggul sudetan di Dusun Kamar Kajang yang berdampak material panas bercampur air merendam Dusun Kamar Kajang, Dusun Bondeli, serta Dusun Kampung Renteng, di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.(jpc)